Breaking News
Dikebut 2.500 Pekerja Tiga Sif, Sekolah Rakyat Dharmasraya Sudah 74 Persen | Ziarah Amanah Silek Pangian, Bupati Annisa Tegaskan Pentingnya Menjaga Jati Diri Budaya | Wali Kota Agung Nugroho Wanti-wanti Kepala SD Jauhi Gratifikasi saat Penerimaan Siswa Baru  | Wabup Kuansing Pimpin Evaluasi Pelayanan Publik, Dorong Peningkatan Kualitas Layanan hingga Tingkat Kecamatan dan Sekolah | Sekda Ronny Kartika Buka Job Fair Bintan 2026, Hadirkan 1.309 Lowongan Kerja dari 12 Perusahaan | Dorong UMKM Naik Kelas, DPMPTSP Riau Fasilitasi Pembuatan Sertifikat Halal dan HAKI  |

Dampingi Menko Polkam, Herman Deru dan Cik Ujang Ajak Masyarakat Sumsel Jaga Kondusivitas
Kamis 07 Mei 2026, 08:13 WIB

Siagaonline.com, Palembang — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago bertatap muka dengan sejumlah elemen masyarakat Sumatera Selatan di Griya Agung Palembang, Rabu (6/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, hadir Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen Ujang Darwis, Kapolda Sumsel Irjen Shandy Nugroho, sejumlah kepala daerah di Sumsel, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Forkopimda Sumsel.

Dalam arahannya, Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas serta mewujudkan kesejahteraan bersama.

Menurutnya, kekompakan dan kerja sama yang solid antara pemerintah daerah dan masyarakat menjadi kunci agar berbagai tantangan di tengah masyarakat dapat dihadapi dengan baik.

“Kondisi di masyarakat menuntut Forkopimda untuk fokus dan bekerja bersama-sama agar upaya menyejahterakan masyarakat dapat berjalan lancar. Jika pemerintah daerah dan masyarakat kompak, tidak akan ada masalah. Ini adalah upaya kita bersama untuk terus menjaga itu,” ujarnya.

Ia juga menyoroti bahwa ancaman terhadap bangsa saat ini tidak selalu hadir dalam bentuk fisik atau militer. Tantangan terbesar justru kerap muncul di ruang digital melalui penyebaran hoaks, narasi kebencian, maupun provokasi.

“Yang diserang bukan hanya wilayah, tetapi juga pikiran, keyakinan, dan persatuan masyarakat,” katanya.

Selain itu, Djamari mengingatkan adanya pihak-pihak tertentu yang berupaya memecah belah persatuan dan menciptakan gangguan keamanan di tengah masyarakat.

“Jangan lupa, ada orang dan kelompok tertentu yang ingin membuat masalah. Itu membahayakan masyarakat dan kita semua. Jika ingin menyampaikan pendapat, silakan. Demonstrasi tidak dilarang, tetapi harus dilakukan dengan cara yang baik dan tidak anarkis,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Menko Polkam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergandengan tangan bersama pemerintah daerah dalam membangun kesejahteraan.

“Mari kita bangun masyarakat yang sejahtera bersama-sama, bersatu padu dengan pemerintah daerah,” pungkasnya.


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top