Breaking News
Kepulangan Jemaah Haji Kloter BTH-12: Wakil Bupati Siak dan PPIH Sambut Hangat 252 Jemaah di Batam | PTBA Perkuat Transisi Energi dan Pengurangan Emisi Karbon melalui Uji Coba Cofiring Tahap II | PWI Riau Buka Pendaftaran Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026, Angkat Tema Energi Berkelanjutan  | Lolos Tingkat Pusat, Ini Daftar 6 Nama Calon Paskibraka Nasional Perwakilan Provinsi Riau  | Revitalisasi JPO Sudirman Tahap Pemasangan Lampu Hias, Spot Ikonik di Pekanbaru Segera Rampung | Ribuan Titik PJU di Kota Pekanbaru Rampung Diperbaiki |

Sekda Sumsel Edward Candra Tinjau Langsung Layanan Bank Sumsel Babel untuk Disabilitas
Rabu 22 April 2026, 19:01 WIB

Siagaonline.com, Palembang - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H, meninjau langsung layanan perbankan di Bank Sumsel Babel dalam memberikan pelayanan kepada konsumen penyandang disabilitas, Rabu (22/4/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan usai Sekda memberikan sambutan dalam kegiatan Diseminasi Layanan Kantor Perbankan yang Aksesibel bagi Disabilitas di Gedung Bank Sumsel Babel.

Dalam kesempatan itu, Edward Candra menyampaikan apresiasi atas upaya yang telah dilakukan dalam menghadirkan layanan perbankan yang ramah disabilitas. Menurutnya, sejumlah layanan inklusif bagi penyandang disabilitas mulai diterapkan dan menunjukkan perkembangan positif.

Ia mengatakan, berdasarkan pantauan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kondisi tersebut mencerminkan meningkatnya responsivitas, baik di tingkat pusat maupun di berbagai sektor layanan lainnya.

“Hal ini tentu sejalan dengan komitmen kita bersama untuk terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan secara merata dan berkelanjutan, khususnya bagi kelompok rentan,” ujarnya.

Edward Candra juga mendorong para pelaku usaha di sektor keuangan di Sumatera Selatan untuk mengimplementasikan prinsip inklusi disabilitas dalam setiap produk dan layanan yang diberikan.

“Layanan keuangan memiliki tanggung jawab untuk menyediakan layanan yang inklusif bagi penyandang disabilitas, sesuai dengan kebijakan nasional serta peraturan yang berlaku,” katanya.

Ia menekankan sejumlah aspek penting yang perlu diperhatikan, salah satunya aksesibilitas infrastruktur fisik. Menurutnya, penyedia layanan keuangan harus memastikan tersedianya fasilitas dasar yang ramah disabilitas, seperti jalur kursi roda dan sarana pendukung lainnya yang layak.

Selain itu, aksesibilitas infrastruktur digital juga dinilai krusial. Pelaku usaha di sektor keuangan diharapkan mampu menghadirkan layanan digital berbasis teknologi yang dilengkapi dengan fitur ramah disabilitas.

Lebih lanjut, Edward Candra menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Pegawai diharapkan memiliki kemampuan komunikasi dan interaksi yang baik agar mampu memahami serta merespons kebutuhan konsumen disabilitas dengan menjunjung prinsip kesetaraan.

“Edukasi kepada karyawan perlu terus dilakukan, termasuk dalam hal pendampingan. Penyediaan tenaga pendamping maupun penerjemah menjadi bagian penting untuk membantu calon konsumen maupun konsumen disabilitas dalam mengakses layanan keuangan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya aksesibilitas dokumen serta mekanisme penanganan pengaduan konsumen. Menurutnya, layanan pengaduan harus disediakan melalui berbagai media yang mudah diakses oleh penyandang disabilitas.

“Layanan pengaduan perlu disediakan melalui berbagai media yang dapat diakses oleh disabilitas,” pungkasnya.


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top