Breaking News
Dorong UMKM Naik Kelas, DPMPTSP Riau Fasilitasi Pembuatan Sertifikat Halal dan HAKI  | Pembukaan Pacu Jalur Rayon I Dipadati Warga, Polres Kuansing Pastikan Kamtibmas Tetap Terjaga | Kuansing Perkuat Kesiapan Tuan Rumah, Apel Gelar Pasukan Digelar Jelang MTQ dan Pacu Jalur | Polres Muara Enim Gelar Turnamen Bulutangkis Kapolres Cup V 2026 Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80 | Kapolres Cup Rokan Hulu 2026 Jadi Ajang Pencarian Talenta Esport Muda Menuju Level Nasional | Perkuat Tata Kelola dan Struktur Bisnis, RUPST PTBA Fokus pada Pertumbuhan Berkelanjutan |

Kunjungan Dekranasda Kabupaten Humbang Hasundutan ke Kota Batik Pekalongan
Jumat 10 April 2026, 16:01 WIB

Siagaonline.com, Pelalongan - Kota Pekalongan kembali meneguhkan posisinya sebagai pusat pembelajaran batik nasional dengan menerima kunjungan istimewa dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Kunjungan yang berlangsung di Museum Batik Kota Pekalongan ini dihadiri langsung oleh Ketua Dekranasda Kota Pekalongan, Inggit Soraya, serta Ketua Dekranasda Humbang Hasundutan, Erma Oloan Nababan, bersama jajaran rombongan. Kamis, (9/4/2026).

Inggit menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran rombongan Dekranasda Humbang Hasundutan. Ia menegaskan bahwa batik merupakan produk unggulan Kota Pekalongan yang telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia.

"Terima kasih sudah menjadikan Kota Pekalongan sebagai tujuan belajar batik. Batik di sini terus berkembang dari segi motif dan warna, bahkan banyak dipesan dari seluruh Indonesia. Kehadiran rombongan Humbang Hasundutan untuk belajar dan mencari instruktur membatik adalah sebuah kehormatan bagi kami,” ujar Inggit.  

Ia juga menambahkan bahwa pengembangan batik di Pekalongan telah berlangsung sejak zaman dahulu hingga kini, dengan inovasi motif dan warna yang terus bertambah. Hal ini menjadikan Pekalongan sebagai destinasi utama bagi daerah lain yang ingin memperdalam pengetahuan tentang batik.

Ketua Dekranasda Kabupaten Humbang Hasundutan, Erma Oloan Nababan, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan. Ia menekankan bahwa Pekalongan memang dikenal luas sebagai kota batik dengan sejarah panjang dan kaya makna di setiap motifnya. 

“Kami melihat langsung bagaimana batik di Pekalongan memiliki cerita di setiap motifnya. Budaya ini jangan sampai hilang, harus tetap lestari. Kami berterima kasih atas kesempatan belajar di sini, dan semoga semangat pelestarian batik bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat kami,” ungkap Erma.

Ia juga menyoroti pentingnya edukasi batik bagi generasi muda, sebagaimana yang telah dilakukan di Pekalongan, sehingga warisan budaya ini dapat terus berlanjut dari anak-anak hingga orang dewasa.

Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan juga membuka peluang kolaborasi antara kedua daerah. Humbang Hasundutan yang telah memiliki motif batik khas daerahnya sendiri berharap dapat mengembangkan lebih lanjut melalui pelatihan dan pendampingan instruktur dari Pekalongan.  

Inggit menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung pengembangan batik di Humbang Hasundutan, termasuk menghadirkan instruktur membatik untuk pelatihan di daerah tersebut. Hal ini diharapkan dapat memperkuat identitas budaya lokal sekaligus memperluas jaringan batik Nusantara.  

Pertemuan antara Dekranasda Kota Pekalongan dan Dekranasda Kabupaten Humbang Hasundutan mencerminkan semangat kebersamaan dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya bangsa. Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang saling menguntungkan, memperkuat hubungan antar daerah, serta semakin mengukuhkan batik sebagai simbol kebanggaan Indonesia di mata dunia.  
(ims/Maul)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top