Breaking News
Pemprov Riau Segera Lebarkan Dua U-Turn di Jalan Tuanku Tambusai Untuk Urai Kemacetan Simpang SKA | Dirjen Imigrasi Lantik Kakanwil Imigrasi Jabar dan Kepala Kantor Imigrasi Jakbar, Komitmen Perbaikan Menyeluruh | Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Muara Enim Desa Tanjung Agung Dan Desa Seleman Ditetapkan Sebagai Desa Binaan Imigrasi | Program MBG Dukung Efisiensi di Pemprov Riau, Imbas Penurunan Retribusi Dilakukan Pelibatan Kantin Sekolah  | Ketua TP PKK Rohul dr Yeni Motivasi Finalis Bujang dan Dara Rohul | DPC - AWI Minta Audensi Dengan Diskominfo Dan Humas DPRD Siak Terkait Anggaran Media . |

Gubernur Herman Deru Tekankan Sinergi Ulama dan Umaro untuk Jaga Predikat Zero Conflict di Sumsel
Senin 16 Maret 2026, 09:31 WIB

Siagaonline.com, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menghadiri agenda silaturahmi dan buka puasa bersama Forum Ukhuwah Ulama dan Umaro Sumatera Selatan (FU3SS) serta organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di kediaman Kgs. H. Hermansyah Mastari, Minggu (15/3/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri pendakwah nasional, Ustaz H. Abdul Somad.

Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru FU3SS di bawah kepemimpinan Ustaz Kemas Muhammad Ali. Ia menegaskan bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar dalam menjaga harmonisasi kehidupan masyarakat di Bumi Sriwijaya.

Menurut Herman Deru, ketua forum memiliki peran strategis sebagai jembatan penghubung antara tiga elemen penting dalam kehidupan sosial, yakni ulama, umaro (pemerintah), dan umat.

“Amanah ini bukanlah tugas yang ringan. Ketua FU3SS harus mampu menjadi jembatan bagi tiga penjuru ini, yakni menyelaraskan hubungan antara pemerintah dengan ulama, ulama dengan umat, serta umat dengan pemerintah,” ujar Herman Deru.

Ia menilai, apabila ketiga pilar tersebut mampu berjalan selaras, stabilitas daerah akan tetap terjaga dengan baik.

Lebih lanjut, Herman Deru menyebut Sumatera Selatan selama ini dikenal sebagai daerah dengan predikat zero conflict. Namun, menurutnya, capaian tersebut harus terus dijaga melalui pendekatan yang moderat serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Sumatera Selatan ini sangat heterogen. Hampir semua suku, agama, dan bahasa ada di sini. Karena itu, kita tidak bisa kaku dalam menyikapi perbedaan. Kehadiran Ustaz Abdul Somad di sini tentu memberikan spirit dan pencerahan bagi kita semua agar tetap bersatu dalam keberagaman,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Herman Deru juga mengajak seluruh jemaah yang hadir untuk tidak melupakan kondisi kemanusiaan di tingkat internasional. Ia mengimbau masyarakat agar menyisipkan doa khusus bagi keselamatan dan perlindungan umat Muslim di Timur Tengah yang saat ini tengah menghadapi situasi sulit.

Kegiatan tersebut kemudian ditutup dengan tausiyah yang disampaikan Ustaz Abdul Somad serta doa bersama yang diikuti para tokoh agama dan pimpinan ormas Islam se-Sumatera Selatan.


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top