Breaking News
Wali Kota Agung Nugroho Wanti-wanti Kepala SD Jauhi Gratifikasi saat Penerimaan Siswa Baru  | Wabup Kuansing Pimpin Evaluasi Pelayanan Publik, Dorong Peningkatan Kualitas Layanan hingga Tingkat Kecamatan dan Sekolah | Sekda Ronny Kartika Buka Job Fair Bintan 2026, Hadirkan 1.309 Lowongan Kerja dari 12 Perusahaan | Dorong UMKM Naik Kelas, DPMPTSP Riau Fasilitasi Pembuatan Sertifikat Halal dan HAKI  | Pembukaan Pacu Jalur Rayon I Dipadati Warga, Polres Kuansing Pastikan Kamtibmas Tetap Terjaga | Kuansing Perkuat Kesiapan Tuan Rumah, Apel Gelar Pasukan Digelar Jelang MTQ dan Pacu Jalur |

GAMNR Kota Tanjungpinang, Resmi Laporkan Ke Pihak Kejati Kepri Belanja Iklan Rp539 Juta Satpol PP Kepri Era Hendri Kurniadi
Selasa 10 Maret 2026, 08:25 WIB

Siagaonline.com, Tanjungpinang – Ketua Gerakan Anak Melayu Negeri Riau (GAMNR) Kota Tanjungpinang, Said Ahmad Syukri, yang akrab disapa Sas Jhoni, resmi menyerahkan laporan pengaduan masyarakat ke institusi penegak hukum Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau. 

Penyerahan laporan tersebut  diserahkan langsung oleh Ketua GAMNR) Kota Tanjungpinang Sas Jhoni, dan diterima melalui layanan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di kantor Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau.Senin (9/3/2026).

Laporan itu berkaitan dengan dugaan persoalan pada belanja jasa iklan, reklame, film, dan pemotretan di Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Provinsi Kepulauan Riau tahun anggaran 2024 yang nilainya disebut mencapai sekitar Rp539 juta.

Sas Jhoni mengatakan, laporan tersebut merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawasi penggunaan anggaran daerah.

“Ini bagian dari kontrol masyarakat terhadap penggunaan uang negara. Kami berharap laporan ini dapat ditelaah oleh aparat penegak hukum,” ujarnya usai menyerahkan berkas laporan.

Menurutnya, publik berhak mengetahui bagaimana penggunaan anggaran publikasi di lingkungan pemerintah daerah, termasuk tujuan kegiatan serta media yang menerima anggaran tersebut.

“Kalau ada anggaran publikasi di sebuah OPD, tentu masyarakat ingin tahu tujuannya apa, medianya siapa saja, dan manfaatnya bagi publik seperti apa,” kata Sas Jhoni.

Dalam laporan yang disampaikan, Sas Jhoni juga menyinggung bahwa anggaran tersebut tercatat pada periode ketika Hendri Kurniadi masih menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Provinsi Kepulauan Riau.

Bagi Sas Jhoni, kritik terhadap penggunaan anggaran publikasi bukanlah serangan personal, melainkan bagian dari kontrol publik terhadap tata kelola anggaran pemerintah.

“Selama anggaran itu berasal dari uang rakyat, wajar kalau masyarakat ikut mengawasi,” ujarnya.

Ia berharap laporan tersebut dapat menjadi perhatian aparat penegak hukum untuk dilakukan telaah sesuai ketentuan yang berlaku. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top