Breaking News
Wali Kota Agung Nugroho Wanti-wanti Kepala SD Jauhi Gratifikasi saat Penerimaan Siswa Baru  | Wabup Kuansing Pimpin Evaluasi Pelayanan Publik, Dorong Peningkatan Kualitas Layanan hingga Tingkat Kecamatan dan Sekolah | Sekda Ronny Kartika Buka Job Fair Bintan 2026, Hadirkan 1.309 Lowongan Kerja dari 12 Perusahaan | Dorong UMKM Naik Kelas, DPMPTSP Riau Fasilitasi Pembuatan Sertifikat Halal dan HAKI  | Pembukaan Pacu Jalur Rayon I Dipadati Warga, Polres Kuansing Pastikan Kamtibmas Tetap Terjaga | Kuansing Perkuat Kesiapan Tuan Rumah, Apel Gelar Pasukan Digelar Jelang MTQ dan Pacu Jalur |

Walikota Pekalongan Lantik 37 Pejabat Di Lingkungan Pemkot Pekalongan, Tekankan Peningkatan Kinerja di Tengah Penurunan TKD
Jumat 16 Januari 2026, 19:01 WIB

Siagaonline.com, Pekalongan – Wali Kota Pekalongan H. Achmad Afzan Arslan Djunaid, S.E., M.M., melantik dan mengambil sumpah jabatan 37 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Kamis malam (15/1/2026). Pelantikan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Pekalongan Hj. Balgis Diab, S.E., S.Ag., M.M., Sekretaris Daerah Kota Pekalongan, serta jajaran pejabat dan tamu undangan terkait.

Sebanyak 37 ASN yang dilantik terdiri atas 8 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II), 10 pejabat administrator (eselon III), 16 pejabat pengawas (eselon IV), serta 3 pejabat fungsional. Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi dan penguatan kinerja birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan.

Dalam arahannya, Wali Kota Pekalongan menekankan bahwa pelantikan pejabat harus diiringi dengan peningkatan kinerja dan tanggung jawab. Ia mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik agar tidak menjadikan keterbatasan anggaran, khususnya penurunan Tambahan Penghasilan Daerah (TKD), sebagai alasan untuk menurunkan kinerja.

“Alhamdulillah malam hari ini kita menyaksikan pelantikan 8 pejabat pimpinan tinggi pratama. Mudah-mudahan di tahun 2026 ini, meskipun anggaran sekarang terbatas karena TKD berkurang sangat signifikan, hal tersebut jangan dijadikan patokan kinerja. Tidak ada anggaran bukan berarti tidak bekerja. Tetap harus inovatif, membuat program-program,” ujarnya.

Wali Kota menambahkan, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah mampu menghadirkan inovasi pelayanan publik melalui pengembangan aplikasi tanpa biaya yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Menurutnya, inovasi-inovasi tersebut perlu terus digali dan dikembangkan agar kinerja pemerintahan tetap optimal di tengah keterbatasan anggaran.
(ims/pkmp)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top