Breaking News
Wali Kota Agung Nugroho Wanti-wanti Kepala SD Jauhi Gratifikasi saat Penerimaan Siswa Baru  | Wabup Kuansing Pimpin Evaluasi Pelayanan Publik, Dorong Peningkatan Kualitas Layanan hingga Tingkat Kecamatan dan Sekolah | Sekda Ronny Kartika Buka Job Fair Bintan 2026, Hadirkan 1.309 Lowongan Kerja dari 12 Perusahaan | Dorong UMKM Naik Kelas, DPMPTSP Riau Fasilitasi Pembuatan Sertifikat Halal dan HAKI  | Pembukaan Pacu Jalur Rayon I Dipadati Warga, Polres Kuansing Pastikan Kamtibmas Tetap Terjaga | Kuansing Perkuat Kesiapan Tuan Rumah, Apel Gelar Pasukan Digelar Jelang MTQ dan Pacu Jalur |

PMI Rohul Gelar Kunker dan Layanan VCT Mobile Peringati Hari AIDS Sedunia
Selasa 02 Desember 2025, 08:31 WIB

Siagaonline.com, Rokan Hulu - Dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) kembali menegaskan komitmennya dalam peningkatan kesehatan masyarakat melalui kegiatan kunjungan kerja yang dipimpin Ketua PMI Rohul, dr. Yeni Dwi Putri, pada Senin (01/12/2025).

Kunjungan tersebut berfokus pada pemberian Penyuluhan Kesehatan serta pembukaan layanan Skrining HIV/AIDS (VCT Mobile) yang digelar di tiga lokasi: Universitas Rokania, Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, dan Universitas Pasir Pengaraian (UPP).

Rombongan PMI memulai kegiatan di Universitas Rokania, menyasar mahasiswa sebagai kelompok muda produktif yang dinilai memiliki peran penting dalam upaya pencegahan HIV/AIDS. Di hadapan ratusan peserta, dr. Yeni menyampaikan bahwa pemahaman yang tepat mengenai HIV/AIDS merupakan langkah awal untuk melindungi diri dan lingkungan.

“Generasi muda harus berada di garis depan dalam mempromosikan pola hidup sehat, menjauhi narkoba terutama penggunaan jarum suntik, serta menghindari perilaku berisiko. Layanan skrining yang kami buka hari ini adalah bentuk kepedulian PMI, dan menjadi ajakan untuk berani mengetahui kondisi kesehatan diri,” ujarnya.

Antusiasme mahasiswa terlihat dari keikutsertaan mereka dalam sesi penyuluhan. Pada kesempatan yang sama, turut dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PMI dan Universitas Rokania.

Kegiatan kemudian berlanjut ke Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian. Di hadapan warga binaan, dr. Yeni menegaskan pentingnya pemerataan akses kesehatan.

“Lapas merupakan lingkungan yang memiliki risiko tinggi terhadap penyebaran penyakit menular, termasuk HIV/AIDS. Edukasi dan deteksi dini sangat penting agar warga binaan mendapatkan pemahaman yang tepat tanpa adanya stigma atau diskriminasi,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar kolaborasi antara PMI, perguruan tinggi, dan Lapas dapat terus diperkuat dalam mendukung target Tiga Zero: Zero Infeksi Baru, Zero Kematian akibat AIDS, dan Zero Stigma dan Diskriminasi.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyuluhan mengenai karakteristik, penularan, dan pencegahan HIV/AIDS, disertai sesi tanya jawab. Setelah itu, tim medis PMI bersama petugas kesehatan Lapas membuka layanan skrining VCT bagi warga binaan yang bersedia mengikuti pemeriksaan. (Des)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top