Siagaonline.com, Lingga - Gerakan Tanam Cabe Rawit yang diinisiasi melalui Surat Edaran Bupati Lingga dan didukung penuh Tim Penggerak PKK, kembali menunjukkan hasil menggembirakan. UPTD Perbibitan Ternak dan Hijauan Pakan Ternak Tanah Putih berhasil mencatat panen perdana sebanyak 350 kilogram, hasil dari konsep pertanian terpadu yang menggabungkan budidaya tanaman hortikultura dengan pemanfaatan pupuk kotoran sapi.
Panen perdana ini dihadiri Wakil Bupati Lingga Ir. Novrizal, S.T., M.IP, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Said Hendri, S.T., M.H. beserta istri, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DPKP, Kepala UPTD PTHPT beserta staf, Perwakilan Kecamatan Singkep Selatan, Kepala IKM Sentra Kelapa Disperindagkop UKM serta Sekdes Marok Tua.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Lingga Ir. Novrizal, S.T.,M.IP menegaskan bahwa keberhasilan ini harus menjadi pemicu lahirnya gerakan serupa di komoditas lain.
“Kita ingin gerakan seperti ini meluas untuk sayuran dan buah-buahan. Ini peluang besar untuk memenuhi kebutuhan bahan baku dapur MBG sekaligus mengajak petani lokal memanfaatkan momentum pasar yang tersedia,” ujar Wakil Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Said Hendri, S.T., M.H. menekankan bahwa keberhasilan panen ini merupakan hasil kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah di Kabupaten Lingga.
“Ini adalah bukti bahwa sinergi antar-OPD berjalan dengan baik. Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM, Kecamatan Singkep Barat, Kecamatan Singkep Selatan serta perangkat desa berperan aktif sehingga hasilnya maksimal,” ungkapnya.
Lebih jauh, ia mengungkapkan rencana strategis tahun 2026:
“Mulai tahun depan, pemerintah daerah menyiapkan program pemanfaatan lahan tidak produktif di sepanjang jalan nasional, provinsi, dan kabupaten, dengan radius minimal 50 meter. Program ini akan melibatkan semua kelurahan dan desa se-Kabupaten Lingga.”
Gerakan Tanam Cabe Rawit berbasis pertanian terpadu ini diharapkan menjadi role model keberhasilan pengembangan pangan lokal yang efisien, murah, dan berkelanjutan. Kabupaten Lingga menargetkan gerakan ini dapat memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kemandirian pangan daerah sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat melalui usaha tani yang terintegrasi dengan subsektor peternakan.
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
| Berita Terkini | Indeks |