Breaking News
Pacu Jalur Tak Sekadar Lomba, Bupati Kuansing: Ini Warisan Budaya dan Penggerak Ekonomi | Merasa Dirugikan, Pelanggan Bengkel Auto Usaha Bersama di Dharmasraya Siapkan Langkah Hukum | Ribuan Peserta Ramaikan Yogya FUN RUN & WALK , Wali Kota: Bukti Kesadaran Hidup Sehat Meningkat | Bhabinkamtibmas Desa Sungai Berapit Pantau Progres Penanaman Jagung untuk Dukung Ketahanan Pangan di Concong | Halal Bihalal IKKS Jakarta 1447 H Perkuat Soliditas Perantau Kuansing dan Dorong Pemberdayaan Generasi Muda | Suhardiman Saksikan Langsung Pacu Jalur Rayon I Inuman, Apresiasi Kekompakan dan Semangat Masyarakat |

Guru Besar UIN Raden Mas Said Surakarta Wisuda Magister Raih IPK Summa Cum Laude
Minggu 23 Juli 2023, 09:26 WIB

SiagaOnline.com, Surakarta - Menoreh sejarah baru Prof. Dr. Imroatus Solikhah, wanita asal Magetan Jawa Timur ini bangga usai acara wisuda di Kampus UIN Raden Mas Said Surakarta, Sabtu (22/7/23).

 

Pasalnya Seorang Profesor menempuh kuliah lagi dalam program magister dan wisuda dengan IPK 4.0 Summa Cum Laude.

Dalam keteranganya menjelaskan, Saya Ingin menciptakan lingkungan akademik yang baik dengan memberi warna lain yang belum pernah dilakukan di Kampus UIN Raden Mas Said Surakarta dan jarang terjadi anggota senat yang di wisuda, dengan  IPK 4.0. menoreh sejarah baru UIN Surakarta, Profesor perempuan termuda di usia 46 tahun; bahkan loncat jabatan dari 3C ke 6B  Kum 1.070.40;  Profesor  kuliah S2 lagi di prodi  MBS, UIN Raden Mas Said waktu studi 1 tahun 10 bulan IPK 4.0 pertama dan hari ini menjadi wisudawan pertama sekaligus menjadi anggota Senat', katanya kepada wartawan Di kampus UIN Raden Mas Said Sabtu (22/7/23).

Sepak terjangnya di dunia pendidikan ini adalah sejak remaja meski dunia fashion dan musik juga menjadi bagian hidupnya.

"Saya memang menyukai bidang pendidikan sejak remaja, bidang musik dan fashion pernah saya lakoni namun pendidikan yang utama karena sebagian hidup saya curahkan untuk anak didik kelak mereka menjadi generasi penerus yang handal dan mumpuni di bidangnya," jelasnya.

Lebih jauh Iim panggilan akrabnya mengatakan cara mendidik orang tuanya adalah hidup sederhana dan jika sudah menjadi diatas jangan sombong.

"Pesan ayah ibu saya agar di dunia ini tidak boleh sombong atas apa yang kita capai, tetap sederhana dan santun dengan siapapun," imbuh anak pasangan ayah H. Soekarno ibu Hj. missiyah.

Pesan ibu yang terkenang sampai saat ini diingat adalah menjadi perempuan harus mandiri dan mencapai ilmu setinggi tingginya tanpa mengenal lelah  dan bisa bermanfaat untuk orang lain.

Profesor berharap bagi wisudawan wisudawati yakni menghadapi era milenial agar tetap  bisa beradaptasi dengan lingkungan dan bisa mengupgrade skil kita mengasah kemampuan dengan terus berjuang mencapai cita cita, pungkasnya. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top