Breaking News
Pacu Jalur Tak Sekadar Lomba, Bupati Kuansing: Ini Warisan Budaya dan Penggerak Ekonomi | Merasa Dirugikan, Pelanggan Bengkel Auto Usaha Bersama di Dharmasraya Siapkan Langkah Hukum | Ribuan Peserta Ramaikan Yogya FUN RUN & WALK , Wali Kota: Bukti Kesadaran Hidup Sehat Meningkat | Bhabinkamtibmas Desa Sungai Berapit Pantau Progres Penanaman Jagung untuk Dukung Ketahanan Pangan di Concong | Halal Bihalal IKKS Jakarta 1447 H Perkuat Soliditas Perantau Kuansing dan Dorong Pemberdayaan Generasi Muda | Suhardiman Saksikan Langsung Pacu Jalur Rayon I Inuman, Apresiasi Kekompakan dan Semangat Masyarakat |

Sekjen PDIP Tantang Denny Indrayana Ungkap Sumber Pembocor Putusan MK
Selasa 30 Mei 2023, 11:16 WIB

SiagaOnline.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto menantang advokat Denny Indrayana mengungkap sumber yang diduga telah membocorkan hasil putusan Mahkamah Konsitusi (MK) terkait sistem pemilu.


Menurut Hasto, pernyataan Denny sejauh ini justru hanya menimbulkan spekulasi politik di tengah masyarakat. Ia mengingatkan semua pihak mestinya bisa menunggu putusan resmi dari MK soal gugatan sistem pemilu.

"Sebaiknya beliau mempertanggungjawabkan siapa sumber yang disebutkan yang telah menciptakan suatu spekulasi politik yang tidak perlu," kata Hasto di kantor DPP PDIP, Senin (29/5).

Dia menyesalkan pernyataan Denny yang mengaku telah mendapat informasi soal hasil gugatan sistem pemilu. Hasto kecewa sebab pernyataan itu tanpa menyebutkan sumber dan seolah-olah menuduh ada skenario yang dilakukan pemerintah.

Hasto meminta Denny agar tak menyamakan pengalamannya di pemerintahan sebelumnya dengan pemerintah saat ini.

"Bagi PDIP sangat nyata dua kali pemilu bahkan ketika PDIP dalam pemerintahan kenaikan yang diperoleh PDIP itu sangat realistis dan itu melalui kerja organik," kata dia.

Namun begitu, Hasto menegaskan bahwa partainya telah siap mengikuti apapun hasil putusan MK soal sistem pemilu, baik dengan sistem daftar terbuka maupun tertutup. Meskipun, partainya sejak awal mendukung agar sistem pemilu menggunakan daftar tertutup demi kelembagaan partai.

"Meskipun PDIP berdasarkan aspek-aspek strategis dan juga untuk mendorong pelembagaan partai politik kami mendorong proporsional tertutup," katanya.

Sumber: CNN Indonesia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top