Breaking News
Pacu Jalur Tak Sekadar Lomba, Bupati Kuansing: Ini Warisan Budaya dan Penggerak Ekonomi | Merasa Dirugikan, Pelanggan Bengkel Auto Usaha Bersama di Dharmasraya Siapkan Langkah Hukum | Ribuan Peserta Ramaikan Yogya FUN RUN & WALK , Wali Kota: Bukti Kesadaran Hidup Sehat Meningkat | Bhabinkamtibmas Desa Sungai Berapit Pantau Progres Penanaman Jagung untuk Dukung Ketahanan Pangan di Concong | Halal Bihalal IKKS Jakarta 1447 H Perkuat Soliditas Perantau Kuansing dan Dorong Pemberdayaan Generasi Muda | Suhardiman Saksikan Langsung Pacu Jalur Rayon I Inuman, Apresiasi Kekompakan dan Semangat Masyarakat |

Wapres Ungkap Pembebasan Pilot Susi Air Tak Pakai Sistem Bumi Hangus
Sabtu 27 Mei 2023, 18:20 WIB

SiagaOnline.com, Jakarta - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan pemerintah tak menggunakan sistem bumi hangus dalam operasi pembebasan pilot Susi Air Philip Mark Merthens yang disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.


Ia mengatakan pemerintah tak ingin ada korban berjatuhan dari proses penyelamatan tersebut.

"Operasi yang dilakukan tentu kita harus memperhitungkan jangan sampai terjadi korban. Jadi tidak sistem dihabisi, di bumi hangus itu," kata Ma'ruf di Kantor Pusat Bank Syariah Indonesia, Jakarta, Jumat (26/5).

Ma'ruf menilai menggunakan cara bumi hangus mudah saja dilakukan oleh aparat Indonesia. Namun, ia menekankan operasi ini harus dilakukan agar dua belah pihak bisa selamat.

"Tetapi bagaimana operasi itu dilakukan selamat, bisa diselamatkan tapi tidak menimbulkan banyak korban," kata dia.

Di sisi lain, Ma'ruf mengatakan pemerintah turut melibatkan tokoh lokal seperti tokoh gereja dan tokoh adat untuk turut membebaskan Philip dari sandera KKB.

"Seperti yang kemarin yang sudah diselamatkan yang sudah disandera itu juga keterlibatan tokoh-tokoh gereja di sana," kata dia.

Sebelumnya, KKB pimpinan Egianus Kogoya menyandera Philip setelah pesawat Susi Air yang dia terbangkan diserbu dan dibakar di Bandara Paro, Nduga, Papua, 7 Februari.

Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Operasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Sebby Sambom mengatakan pada bulan lalu kondisi Philip baik-baik saja selama disandera.

Terhitung tiga bulan sejak penyanderaan, operasi penyelamatan Philip kini mulai dipusatkan di Kabupaten Nduga, Papua, setelah sebelumnya sampai ke Kabupaten Lanny Jaya.

Sumber: CNN Indonesia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top