Breaking News
Pacu Jalur Tak Sekadar Lomba, Bupati Kuansing: Ini Warisan Budaya dan Penggerak Ekonomi | Merasa Dirugikan, Pelanggan Bengkel Auto Usaha Bersama di Dharmasraya Siapkan Langkah Hukum | Ribuan Peserta Ramaikan Yogya FUN RUN & WALK , Wali Kota: Bukti Kesadaran Hidup Sehat Meningkat | Bhabinkamtibmas Desa Sungai Berapit Pantau Progres Penanaman Jagung untuk Dukung Ketahanan Pangan di Concong | Halal Bihalal IKKS Jakarta 1447 H Perkuat Soliditas Perantau Kuansing dan Dorong Pemberdayaan Generasi Muda | Suhardiman Saksikan Langsung Pacu Jalur Rayon I Inuman, Apresiasi Kekompakan dan Semangat Masyarakat |

Jokowi Tanggapi Kritik Anies Baswedan Soal Mobil Listrik
Senin 15 Mei 2023, 09:27 WIB

SiagaOnline.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo hanya tersenyum dan mengangkat kedua tangannya saat merespons pertanyaan wartawan yang memintanya menanggapi kritik dari Anies Baswedan soal program mobil listrik.

Momen itu terlihat ketika seorang wartawan meminta respons Kepala Negara manakala Anies Baswedan nantinya terpilih menjadi presiden dan tidak melanjutkan program tersebut.

"Kemarin Pak Anies menyerang program subsidi mobil listrik yang bapak luncurkan. Apakah bapak khawatir Pak Anies tidak melanjutkan program bapak ke depan?" tanya wartawan kepada Presiden Jokowi saat wawancara di Istora Senayan, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Minggu (14/5/2023).

Mendengar hal itu, Jokowi terlihat hanya tersenyum sambil mengangkat kedua tangan dan berbalik arah.

"Terima kasih ya," seraya pamit kepada awak media.

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai, kebijakan subsidi mobil listrik kurang tepat untuk menghadapi persoalan lingkungan hidup.

Hal itu disampaikan Anies saat menyampaikan pidato politik dalam kegiatan relawan Amanat Indonesia di Stadion Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu (7/5/2023).

"Kita menghadapi tantangan lingkungan hidup. Itu kenyataan bagi kita. Solusi menghadapi masalah lingkungan hidup, apalagi soal polusi udara, bukanlah terletak di dalam subsidi untuk mobil listrik yang pemilik-pemilik mobil listriknya adalah mereka yang tidak membutuhkan subsidi," kata dia.

Sebab menurut Anies, emisi karbon mobil listrik per kapita per kilometer lebih tinggi dari emisi karbon bus berbahan bakar minyak (BBM).

"Kenapa itu bisa terjadi? Karena bus memuat orang banyak, sedangkan mobil memuat orang sedikit," ucap Anies.

Sumber: Kompas.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top