Ditahun 2023, Pemkab Agam Bakal Bangun 2 Pasar Tradisional
Sabtu 31 Desember 2022, 18:25 WIB
SiagaOnline.com, Agam - Pemerintah Kabupaten Agam provinsi Sumatera Barat menggarap pengerjaan 2 pasar tradisional didaerah itu selama 2022, satu diantaranya sudah mulai dioperasikan pada Januari 2023.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, Drs Dedi Asmar menyebutkan pihaknya melakukan pembangunan fisik terhadap 2 pasar tradisional didaerah itu.
Adapun 2 pasar tradisional itu yakni Pasar Nagari Maninjau dan Pasar Serikat Lubuk Basung-Garagahan.
“Satu diantaranya yakni pasar di Maninjau sudah selesai. Saat ini pedagang sudah mengurus surat mengoperasikan pasar tersebut sebelum dihibahkan,†ujarnya, Jumat (30/12).
Setidaknya lanjut Dedi, sebanyak 200 lebih pedagang yang akan memanfaatkan bangunan pasar yang baru itu.
Pihaknya menargetkan Januari 2023 pasar tersebut sudah beroperasi seutuhnya.
Dedi juga mengungkapkan, pihaknya juga akan melakukan pembangunan fisik terhadap dua pasar tradisional pada 2023. Pasar tradisional itu yakni, pasar di Ambun Pagi dan pasar di Kamang Magek.
Menurutnya, pembenahan pasar-pasar tradisional itu bertujuan untuk mengubah image negatif pasar itu sendiri.
“Sebelumnya ini pasar tradisional memiliki image yang bau, semraut, becek, macet dan sebagainya. Ini yang akan kita ubah,†ungkapnya. (Y)
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, Drs Dedi Asmar menyebutkan pihaknya melakukan pembangunan fisik terhadap 2 pasar tradisional didaerah itu.
Adapun 2 pasar tradisional itu yakni Pasar Nagari Maninjau dan Pasar Serikat Lubuk Basung-Garagahan.
“Satu diantaranya yakni pasar di Maninjau sudah selesai. Saat ini pedagang sudah mengurus surat mengoperasikan pasar tersebut sebelum dihibahkan,†ujarnya, Jumat (30/12).
Setidaknya lanjut Dedi, sebanyak 200 lebih pedagang yang akan memanfaatkan bangunan pasar yang baru itu.
Pihaknya menargetkan Januari 2023 pasar tersebut sudah beroperasi seutuhnya.
Dedi juga mengungkapkan, pihaknya juga akan melakukan pembangunan fisik terhadap dua pasar tradisional pada 2023. Pasar tradisional itu yakni, pasar di Ambun Pagi dan pasar di Kamang Magek.
Menurutnya, pembenahan pasar-pasar tradisional itu bertujuan untuk mengubah image negatif pasar itu sendiri.
“Sebelumnya ini pasar tradisional memiliki image yang bau, semraut, becek, macet dan sebagainya. Ini yang akan kita ubah,†ungkapnya. (Y)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Minggu 14 Juni 2026, 09:17 WIB
.
Suhardiman Saksikan Langsung Pacu Jalur Rayon I Inuman, Apresiasi Kekompakan dan Semangat Masyarakat
Minggu 14 Juni 2026, 08:49 WIB
.
Minggu 14 Juni 2026, 08:30 WIB
.
Loading...
| Berita Terkini | Indeks |