Breaking News
Gus Irawan: Prabowonomics Fokus Pulihkan Ekonomi Kerakyatan | Kasus Dugaan Penganiayaan di Lahusa Jadi Sorotan, Korban Sebut Libatkan Oknum TNI dan Kepala Desa | Bupati Gus Irawan Dukung Kafilah Tapanuli Selatan pada MTQ ke-40 Sumut | Bupati Gus Irawan Dukung Kafilah Tapanuli Selatan pada MTQ ke-40 Sumut | Ribuan Jemaah Hadiri Kegiatan Doa Awal Tahun Hijriah, Polres Pekalongan Kota Lakukan Pengamanan | Kepulangan Jemaah Haji Kloter BTH-12: Wakil Bupati Siak dan PPIH Sambut Hangat 252 Jemaah di Batam |

Persoalan Eks Lapangan Terbang Gadut Mulai Ada Titik Terang
Kamis 20 Oktober 2022, 18:50 WIB
SiagaOnline.com, Agam - Bupati Agam provinsi Sumatera Barat, Dr H Andri Warman terus dorong Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), untuk selesaikan persoalan tanah eks lapangan terbang Gadut kecamatan Tilatang Kamang.

“Kita harus bergerak cepat, bagaimana persoalan tanah ini bisa segera diatasi,” ujar Bupati Andri Warman saat buka rapat integrasi penataan aset dan akses reforma, Kamis (20/10) di Mess Pemkab Agam.

Dalam penataan aset yang dilakukan Kantor Pertanahan Agam katanya, persoalan 284 hektar tanah eks lapangan terbang Gadut itu sudah mulai ada titik terangnya.

“Dari hasil survei lapangan, datanya sudah semakin lengkap. Semoga pemerintah pusat nanti menyikapinya secara win-win solution,” sebutnya.

Dengan begitu katanya, tidak ada pihak yang dirugikan baik TNI AU maupun Pemkab Agam dan masyarakat.

Untuk itu, ia berupaya bagaimana eks lapangan terbang Gadut bisa segera miliki legalisasi aset.

Pada kesempatan itu, bupati mengatakan Badan Pertanahan Nasional (BPN) berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat dibidang pertanahan.

Hal ini tentu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui konsep reforma agraria seperti, aset dan akses reforma.

“Aset reforma diimplementasikan dengan legalisasi aset dan restribusi penguatan hak, melalui sertifikasi hak atas tanah,” kata bupati.

Sedangkan akses reforma, diimplementasikan melalui pembukaan akses sumber ekonomi bagi Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA), dengan mengoptimalkan pemanfaatannya melalui pemanfaatan sertifikasi hak atas tanah.

“Ini untuk menjadikan masyarakat yang mandiri, maju, adil dan makmur melalui percepatan sinkronisasi penataan aset dan akses reforma,” sebutnya. (Y)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top