Breaking News
Dorong UMKM Naik Kelas, DPMPTSP Riau Fasilitasi Pembuatan Sertifikat Halal dan HAKI  | Pembukaan Pacu Jalur Rayon I Dipadati Warga, Polres Kuansing Pastikan Kamtibmas Tetap Terjaga | Kuansing Perkuat Kesiapan Tuan Rumah, Apel Gelar Pasukan Digelar Jelang MTQ dan Pacu Jalur | Polres Muara Enim Gelar Turnamen Bulutangkis Kapolres Cup V 2026 Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80 | Kapolres Cup Rokan Hulu 2026 Jadi Ajang Pencarian Talenta Esport Muda Menuju Level Nasional | Perkuat Tata Kelola dan Struktur Bisnis, RUPST PTBA Fokus pada Pertumbuhan Berkelanjutan |

Salamba: Deforestasi HL Bukit Suligi Memprihatinkan
Jumat 29 April 2022, 07:37 WIB
SiagaOnline.com, Pekanbaru - Perubahan Fungsi Hutan konservasi Bukit Suligi yang membentang di  kabupaten Kampar dan Rokan Hulu, semakin hari semakin memprihatinkan,  diberbagai lokasi telah di deforestasi oleh Oknum - oknum yang tidak bertanggung jawab.

Maraknya ilegal loging dan pembangunan perkebunan kelapa sawit seperti PT Padasa Enam diduga mengubah fungsi hutan kinservasi tersebut menjadi areal perkebuman seluas lebih kurang 2000 Ha di kabupaten Kampar satu hamparan dengan Candi Muara Takus, sedangkan di daerah lainnya di Rokan IV Koto perbukitan di jadikan perkebunan kelapa sawit setiap ada akses masuk, hutan yang tersisa hanya areal topograpi terjal dan lembah. Hal itu dikatakan, Ir. Ganda Mora. M.Si, Ketua Yayasan Sahabat Alam Rimba ( SALAMBA), Kamis ( 27/4/22).

"Sangat miris menyaksikan areal Bukit Suligi berubah funsi menjadi perkebunan dan areal perkampungan baru, kami juga heran dan menyayangkan pihak Pemerintah Provinsi  Riau justru membangun akses jalan permanen di kawasan konservasi tersebut, sehingga mempermudah akses masyarakat untuk memaduki areal tersebut," jelas Ganda.

Ganda juga menyotroti kinerja dari KLHK terkudus BKSDA Riau yang melakukan pembiaran atas terdeforestasinya hutan Konservasi Bukit Suligi.

"Padahal funsi hutan tersebut merupakan sumber Paru - paru dunia dengan beragam plora dan fauna disamping itu sebagai penyangga dan sumber tata kelola air secara alamiah," pungkas Alumni Pasca Sarjana Ilmu Lingkungan Universitas Riau dengan rasa kecewa.(*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top