Breaking News
Gus Irawan: Prabowonomics Fokus Pulihkan Ekonomi Kerakyatan | Kasus Dugaan Penganiayaan di Lahusa Jadi Sorotan, Korban Sebut Libatkan Oknum TNI dan Kepala Desa | Bupati Gus Irawan Dukung Kafilah Tapanuli Selatan pada MTQ ke-40 Sumut | Bupati Gus Irawan Dukung Kafilah Tapanuli Selatan pada MTQ ke-40 Sumut | Ribuan Jemaah Hadiri Kegiatan Doa Awal Tahun Hijriah, Polres Pekalongan Kota Lakukan Pengamanan | Kepulangan Jemaah Haji Kloter BTH-12: Wakil Bupati Siak dan PPIH Sambut Hangat 252 Jemaah di Batam |

Polisi Sebut Ke Empat Anak Yang Tewas Terapung Dikolam Diduga Karena Tenggelam
Senin 04 April 2022, 10:43 WIB
SiagaOnline.Com, Padang Sidempuan - Kepolisian Resort Kota Padang Sidempuan melalui Kasat Reskrim AKP Bambang Priyatno mengatakan hasil cek dan olah TKP dari tim identifikasi menilai penemuan 4 (empat) orang Anak Perempuan yang Meninggal Dunia di Kolam Pancing milik Damsa Siregar di Desa Tinjoman Lama dusun III, Kecamatan Padang Sidempuan Hutaimbaru diduga karena Tenggelam.

" Di duga tenggelam karena tidak ada tanda - tanda kekerasan menurut keterangan dokter," ujar Kasat Reskrim kepada siagaonline.com, Minggu (3/4/2022).

Sebelumnya, informasi yang didapat Wartawan dari pihak Kepolisian Polres Padang Sidempuan menerangkan pada hari Minggu, 03  April 2022 sekira Pukul 10.30 Wib, saksi pemilik kolam pancing Bonur Hutasuhut menghubungi Darman Tanjung (saksi 2) memberitahu bahwa melihat ke 4 (empat) korban ada terapung di Kolam Pancing miliknya. 

Selanjutnya Darman Tanjung memberitahukan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Safril Efendi Tanjung (Saksi 3) yang seterusnya ia melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polsek Hutaimbaru.

Sementara, saat itu juga Darman Tanjung pun  memberitahukan warga, dan warga menghubungi keluarga korban yang beralamat di Desa sebelah atau Desa Lembah Lubuk Raya.

Sekira 10 (sepuluh) menit kemudian keluarga korban datang lalu warga atas nama Veri Harahap dan Batubara masuk ke dalam kolam untuk mengangkat ataupun mengambil seorang korban yang berumur 6 tahun.

Kemudian di pinggir kolam diberikan pertolongan dgn mengangkat kaki korban keatas oleh warga bermaksud mengeluarkan air dari hidung dan mulut, lalu perut korban ditekan, dan keluar buih dari mulut dan hidung.

Pada waktu yang bersamaan, Personil Polsek Hutaimbaru tiba di TKP, lalu ke 3 (tiga) korban diambil lagi dari dalam kolam, dan warga melakukan hal yang sama namun ke 4 (empat) korban sudah tidak bernyawa karna tidak ada napas dari hidung dan tidak ada detak nadi di pergelangan tangan.

Kemudian keluarga korban meminta agar para korban di bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. 

" Sampai di IGD RSU TNI AD, hasil pemeriksaan dokter menyatakan bahwa ke 4 korban sudah meninggal dunia sekira 30 menit sebelum sampai ke RSU TNI AD dan tidak ada ditemui tanda - tanda kekkerasan pada tubuh para korban." jelas Kasat Reskrim. ( Amils)








Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top