Breaking News
Gus Irawan: Prabowonomics Fokus Pulihkan Ekonomi Kerakyatan | Kasus Dugaan Penganiayaan di Lahusa Jadi Sorotan, Korban Sebut Libatkan Oknum TNI dan Kepala Desa | Bupati Gus Irawan Dukung Kafilah Tapanuli Selatan pada MTQ ke-40 Sumut | Bupati Gus Irawan Dukung Kafilah Tapanuli Selatan pada MTQ ke-40 Sumut | Ribuan Jemaah Hadiri Kegiatan Doa Awal Tahun Hijriah, Polres Pekalongan Kota Lakukan Pengamanan | Kepulangan Jemaah Haji Kloter BTH-12: Wakil Bupati Siak dan PPIH Sambut Hangat 252 Jemaah di Batam |

Realisasikan Kesepakatan Bersama Pemda
Pengusaha Pulang Halang Kerahkan Pekerja & Puluhan Kapal Untuk Mencabut Tiang Bubu di Perairan Rohil
Rabu 02 Maret 2022, 23:26 WIB
SiagaOnline.com,Rohil- Hari ini, Rabu (02/03/2022) puluhan unit kapal kotak di Pulau Halang, Kecamatan Kubu Babussalam (Kuba), Kabupaten Rokan Hilir dikerahkan untuk mencabut tiang bubu yang sudah patah. Kegiatan pencabutan tiang bubu ini sebagai tindak lanjut dari hasil kesepakatan bersama pemerintah daerah beberapa waktu yang lalu di Gedung Serbaguna H. Misran Rais.

Proses pencabutan tiang bubu tersebut  juga disaksikan oleh pihak PSDKP Riau, Dinas Perikanan Rokan Hilir,Satpolairud, TNI AL, HNSI Rohil, Datuk Penghulu Pulau Halang Muka, Datuk Penghulu Pulau Halang Hulu serta perwakilan dari Mahasiswa.

Sekretaris Dinas Perikanan Rohil, Indra didampingi Kasi Bidang Tangkap, Sandra Yoga saat diwawancarai awak media di lokasi pencabutan tiang bubu mengatakan, pencabutan tiang bubu merupakan tindak lanjut rapat koordinasi yang  pernah dilaksanakan digedung Serbaguna pada tanggal 17 Pebruari yang langsung dipimpin oleh wakil bupati Rokan Hilir H.Sulaiman. 

"Hari ini kita bersama tim menyaksikan langsung proses pekerjaan pencabutan tiang bubu yang tidak dipakai lagi juga tiang bubu yang sudah patah serta yang ditinggalkan oleh pemiliknya," kata Indra.

Lebih lanjut disampaikan Sekretaris Dinas Perikanan Rohil, apa yang sudah dilaksanakan oleh pihak pengusaha tiang bubu adalah merupakan realisasi dari rapat koordinasi sebelumnya. 

" Ini sudah lumayan bagus, sudah ada realisasinya dari rapat koordinasi kemarin. Mudah-mudahan selanjutnya karena ini tidak mungkin dalam satu hari diselesaikan, ini bisa-bisa satu bulan karena banyak jumlah tiang bubunya yang mau dicabut. Kita apresiasi kepada pengusaha pemilik tiang bubu yang telah menepati janjinya," ucap Indra.

Ditempat yang sama, Ketua HNSI Rohil, Jonaidi mengucapkan terima kasih kepada pengusaha tiang bubu yang ada di pulau halang yang telah menciptakan kekompakan. 

" Kami dari HNSI Rohil mengucapkan terima kasih kepada para pengusaha tiang bubu di pulau halang yang sudah menciptakan kekompakan sehingga pada hari ini terealisasi awal pencabutan tiang bubu yang mengganggu alur pelayaran di perairan Rokan hilir. Tentunya kita harapkan kekompakan dan kerjasama ini tidak terputus sampai disini saja hendaknya terus berkelanjutan semoga nelayan rokan hilir lebih maju lagi," ujar Jonaidi.

Diakui ketua HNSI Rohil, terealisasinya pencabutan tiang bubu tersebut tidak terlepas dari peran serta seorang pengusaha muda yang ada di pulau halang.

" Sebagai contoh, seorang tokoh muda yang berasal dari pulau halang, Efendi, beliau bersedia untuk menyatukan para pengusaha yang ada di pulau halang ini sehingga hari ini terealisasi pencabutan tiang bubu yang telah disepakati bersama kemarin," sebutnya.

Diharapkan ketua HNSI Rohil kepada para nelayan untuk selalu menjaga kekompakan. Jika ada masalah terkait nelayan hendaknya didudukan bersama-sama. 

"kita kedepankan kebersamaan seluruh nelayan, baik itu nelayan jaring, usaha tiang bubu maupun tambak kerang. Jangan masalah kecil  menjadi besar. Mari kita bersama-sama memperbaiki usaha dan merapikannya," harap Jonaidi.

Salah seorang perwakilan pengusaha tiang bubu pulau halang, Efendi mengatakan kegiatan pencabutan tiang bubu berdasar kesepakatan bersama dengan pihak pemerintah daerah dan para pengusaha tiang bubu.

 " Hasil musyawarah kita bersama teman-teman pengusaha tiang bubu, maka kita tetap hari ini tanggal 2 Maret melakukan pencabutan tiang bubu yang rusak atau yang sudah tidak terpakai lagi. Untuk armada hari ini ada sekitar 40 kapal di operasikan," kata Efendi.

Lebih lanjut dijelaskan Efendi, proses pencabutan tiang bubu pihaknya menggunakan mesin hidrolitx manual. Setiap satu mesin hidrolitx menggunakan dua kapal. 

* Jadi untuk satu mesin mengguna dua kapal, 40 kapal menjadi 20 tim. Untuk pencabutan tiang bubu kita berpencar-pencar ada yang mengarah ke sebelah barat ada ke arah timur seperti disekitar Pulau Barke, Pulau Halang depan dan di sekitar Sungai Daun untuk pencabutan tiang bubu yang sudah tidak terpakai lagi. Jadi kita bertahap lah tak mungkin dalam satu hari itu bisa terlaksana semuanya kita harus lihat pasang air surut, mungkin pada bintang berikutnya akan kita laksanakan lagi pencabutan tiang Bubu tersebut, pungkas.

Sementara itu penghulu Pulau Halang Muka Abdul Rahman mengucapkan terimakasih atas kepedulian pengusaha yang telah memenuhi janjinya untuk mencabut tiang bubu. " Selaku datuk saya merasa bangga dengan warga kami yang telah menunaikan janji-janjinya mencabut tiang bubu yang tidak dipakai lagi sesuai hasil pertemuan rapat koordinasi dengan bapak wakil bupati di Bagansiapiapi. Saya sangat bangga," ujar Abdul Rahman.(Agung)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top