Breaking News
Merasa Dirugikan, Pelanggan Bengkel Auto Usaha Bersama di Dharmasraya Siapkan Langkah Hukum | Ribuan Peserta Ramaikan Yogya FUN RUN & WALK , Wali Kota: Bukti Kesadaran Hidup Sehat Meningkat | Bhabinkamtibmas Desa Sungai Berapit Pantau Progres Penanaman Jagung untuk Dukung Ketahanan Pangan di Concong | Halal Bihalal IKKS Jakarta 1447 H Perkuat Soliditas Perantau Kuansing dan Dorong Pemberdayaan Generasi Muda | Suhardiman Saksikan Langsung Pacu Jalur Rayon I Inuman, Apresiasi Kekompakan dan Semangat Masyarakat | UMKM Kuliner Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kota Pekanbaru |

Panik, Warga Terjebak Tembok Bangunan Pemilik Lahan Hingga Tidak Ada Akses Keluar Rumah
Selasa 15 Februari 2022, 07:04 WIB
SiagaOnline.Com, Padang Sidempuan - Sebanyak 7 ( Tujuh) Kepala Keluarga di di Lingkungan II, Kelurahan WEK II, Kampung Bukit, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, terkunci akses jalan keluar rumah dikarenakan pemilik lahan di sekitar tempat tinggal mereka mendirikan bangunan tembok.

Adapun pemilik rumah yang terancam tidak bisa keluar diketahui bernama Rosdiana, Sinta Samosir, Nurbeda, Rosmina Sari Dewi, Komalasari, Hartati Harahap dan Yusuf Nasution.

“Sekarang kami tidak bisa keluar dari rumah, karena akses jalan sudah ditutup ,”ujar mereka kepada wartawan ketika ditemui di rumah.

Bukan hanya itu kata mereka, apabila akses jalan ditutup, maka anak-anak mereka tidak akan bisa sekolah. Sebab, selama ini, anak mereka melewati jalan itu ketika hendak ke sekolah.

Berbagai usaha sudah mereka lakukan, seperti, menjumpai Camat Padangsidimpuan Utara dan Kasatpol PP . Namun, hingga saat ini mereka tidak mendapatkan solusi dari kedua instansi tersebut.

Pihak Camat Padang Sidempuan Utara dan kepolisiaan Resort Padang Sidempuan yang hadir mencoba menenangkan warga yang terlihat panik. 

Dari hasil negoiasasi dengan warga, Camat berjanji akan melakukan pertemuan duduk bersama dengan pihak pemilik lahan beserta warga yang terdampak bangunan tembok didampingi pemerintah.

"“Kita akan panggil pemilik lahan untuk duduk bersama dengan warga. Kita belum tau betul batas-batas tanahnya, nanti kita cross check dulu. Rencananya Kamis ini kita mediasi," ujar Nanda Alvina, Senin, 14/02, saat meninjau lokasi kepada Wartawan. (Amils)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top