Breaking News
Merasa Dirugikan, Pelanggan Bengkel Auto Usaha Bersama di Dharmasraya Siapkan Langkah Hukum | Ribuan Peserta Ramaikan Yogya FUN RUN & WALK , Wali Kota: Bukti Kesadaran Hidup Sehat Meningkat | Bhabinkamtibmas Desa Sungai Berapit Pantau Progres Penanaman Jagung untuk Dukung Ketahanan Pangan di Concong | Halal Bihalal IKKS Jakarta 1447 H Perkuat Soliditas Perantau Kuansing dan Dorong Pemberdayaan Generasi Muda | Suhardiman Saksikan Langsung Pacu Jalur Rayon I Inuman, Apresiasi Kekompakan dan Semangat Masyarakat | UMKM Kuliner Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kota Pekanbaru |

Mahasiswa Demo Minta Pemda Rohil Cabut Semua Tiang Bubu
Berikut Tangapan Tokoh Masyarakat & Ketua HNSI Rohil
Rabu 02 Februari 2022, 23:17 WIB
SiagaOnline.com,Rohil- Tokoh masyarakat Rokan Hilir,H.Azhar Syakban menilai aksi unjuk rasa dilaksanakan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menuntut penertiban tiang bubu diperairan Rokan Hilir itu upaya yang bagus.

" Saya menyikapi aksi damai anak-anak mahasiswa kita itu sangat bagus tapi tak mungkin semua tiang bubu itu kita cabut karena saya ketahui usaha tiang bubu ini sudah dijalankan sejak dari nenek moyang leluhur mereka,"kata tokoh masyarakat Rohil, H.Azhar Syakban saat diminta pendapatnya di Bagansiapiapi, Rabu (2/2).

Menurut ayah kandung Wabup Rohil itu,  ada daerah-daerah keberadaan tiang bubu yang perlu ditertibkan seperti tiang bubu yang ada di Kuala Bagan, Kuala kubu mengarah ke panipahan, kemudian  tiang bubu yang sudah patah itu harus segera dicabut karena sangat membahayakan nelayan lain. 

" Keberadaan tiang bubu harus diseleksi oleh pihak yang terkait terutama masalah perizinannya, kalau mereka punya izin tentu kita tidak bisa sembarangan," ujar Wak Atan.

Hal senada juga disampaikan ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Rokan Hilir, Jhoni.

" Kalau dimintai tangapan dari saya selaku ketua HNSI, kalau tiang bubunya dicabut secara keseluruhan harus ada pertimbangan khusus, kita tidak pungkiri bahwa usaha tiang bubu itu katagori nelayan dan salah satu penyerapan tenaga kerja. Kemudian usaha tiang bubu  usaha dari leluhur. Maka  kalau tiang bubunya dicabut secara keseluruhan dari ketua HNSI tidak setuju," tegas Jhoni.

Menurutnya, upaya yang harus dibuat lebih mengarah pada usaha penertiban tiang bubu yang menggangu alur-alur yang dijadikan lintasan bagi para nelayan.

Diakui ketua HNSI Rohil, bahwa memang pernah terjadi kecelakaan akibat dari tiang bubu tersebut sehingga terjadi jatuhnya korban jiwa.

" Kami harapkan kepada instansi yang terkait untuk segera menentukan di mana saja titik-titik yang dijadikan alur lintas para nelayan kita, langkah ini yang perlu disepakati antara instansi terkait,HNSI dan pengusaha tiang bubu pulau halang dan pengusaha tiang bubu di Sinaboi dan Sungai Nyamuk," tandasnya.(Agung)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top