Breaking News
Defizon: Kloter BTH 12 Jadi Penutup Kepulangan Jemaah Haji Riau Gelombang Pertama  | SPMB Riau Segera Ditutup, Pendaftar Diimbau Optimalkan Pilihan Kedua dan Ketiga  | Pelamar Bisa Daftar Secara Online Dalam Kota Pekanbaru Job Fair 2026 | Dispusip Gelar Pameran Foto Geliat Kota dari Masa ke Masa Pada Momen HUT Pekanbaru | Bukan Sekadar Kejuaraan, Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 Suguhkan Cosplay, Meet & Greet, Food Festival hingga Pelayanan Kesehatan Gratis | Terang untuk Kelancaran MTQ, Dishub Kuansing Tuntaskan PJU di Kawasan Astaka. |

Terancam Sia- Sia,
Lampu Air Mancur Rp 12 Miliar Padam Total, Ini Tanggapan Tarmizi Anggota DPRD Bintan
Selasa 01 Februari 2022, 14:02 WIB
Siagaonline.com, Bintan - Proyek pemasangan  lampu air mancur pada tahun anggaran 2018 silam, yang berada dikawasan akau Taman kota  kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan, sejak 2 tahun ini menjadi pertanyaan besar bagi warga masyarakat Bintan Timur.

 Menurut warga, lampu Air Mancur yang menjadi Icon Bintan timur tersebut sudah sejak 2 tahun ini, padam tidak berfungsi lagi menyinari kolam Akau Taman Kota, ungkap warga kepada awak media, Selasa(25/1/22).

Warga menuturkan proyek tersebut dikerjakan pada tahun anggaran 2018 silam, menelan anggaran Rp 12 Miliar , yang diserap dari dana APBD kabupaten Bintan. Semenjak lampu tersebut padam, pengunjung yang datang, tampak  sepi. Akibatnya para pedagang kuliner yang berada disitu draktis menurun pendapatanya.

"Agar pemerintah kabupaten Bintan melalui dinas yang di tunjuk sebagai pengelola lampu air mancur tersebut dapat segera mengatasi problema , penyebab padam nya lampu tersebut," harap warga.

 
Jika lampu tersebut rusak atau tidak berfungsi sebaiknya diperbaiki, kan ada dana perawatan dan pemeliharaan, kata warga.

Menurut salah seorang yang berkerja di dinas  Perkim Bintan, yang  namanya enngan disebutkan oleh media ini mengatakan, lampu air pancur yang berada dikawasan Akau taman kota ,sl sudah sejak lama tidak lagi dikelola oleh dinas perkim tapi dikelola untuk perawatannya ke dinas DLH.

Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk perawatan lampu tersebut, setiap se minggu sekali dilakukan penyalaan baik perawatan pengecekan pompa air, dan semua alat-alat elektrik air mancur .

Menurutnya, dikarenakan terjadinya wabah Covid 19 dan untuk menghindari kerumunan masyarakat. Maka Lampu air pancur tersebut sengaja tidak di hidupkan, cetusnya

Aprizal, Kepala dinas Lingkungan hidup(DLH) Bintan, saat hendak mau di konfirmasi lewat saluran Whatsappnya, Selasa (25/1/22) terkait hal tersebut belum bisa menjawabnya.

Dalam persoalan ini, Tarmizi ,anggota DPRD Bintan, angkat Bicara  terkait proyek lampu air mancur yang menelan anggaran Miliaran rupiah, namun tak mempunyai azas manfaat kepada masyarakat. Ini yang dikatakan Tarmizi , saat dimintai Tanggappanya awak media ini lewat pesan Whatsapp nya, Selasa(1/2/22).

Diakuinya, bahwa lampu air mancur tersebut memang sudah lama tidak hidup. Dirinya, merasa heran apa penyebab lampu tersebut tidak hidup.

Dikatakanya, bahwa untuk perawatan dan untuk biaya listrik sudah ada anggarannya, untuk pemeliharaan pun sudah ada anggarannya, tapi tidak hidup . Biayanya terlampau besar dan akhirnya sia -sia saja dan terkesan tidak ada azas manfaatnya bagi masyarakat, kata Tarmizi.

"Proyek tersebut boleh dikatakan proyek tanpa perencanaan secara matang, sehingga menimbulkan hal seperti ini.dari awal pembuatannya sampai sekarang bisa dihitung beberapa kali hidupnya," ungkap Tarmizi heran.

Tarmizi, berharap kedepanya, lebih bagus utamakan kepentingan masyarakat ,masih banyak masyarakat yang perlu dukungan dan perhatian dari pemerintah seperti ,drainase,jalan yang masih tanah merah ,penerangan lampu jalan dan tempat -tempat ibadah, mesjid .

Patut disayangkan, kenapa  hal-hal seperti itu yang  tidak bermanfaat ,secara langsung bagi masyarakat yang tidak begitu bermanfaat dibuat ,dengan anggaran yang kabarnya Rp 13 Miliar , tidak berasaskan bermanfaat bagi masyarakat, kesal Tarmizi.

Tarmizi, juga menyinggung proyek yang berada dibawah RSUD, sudahlah jalannya sempit ditambah lagi dipersempit dengan proyek trotoar tersebut.

"Jika untuk memperindah kota bukan begitu caranya, berarti tidak ada suatu perencanaan yang matang asal bikin saja," pungkas Tarmizi. (mzen)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top