Rumah Sekaligus Ruko di Jalan Lintas Timur Ketapang Ludes Terbakar Penghuni Selamat
Minggu 09 Januari 2022, 14:54 WIB
SiagaOnline.com, Lamsel – Satu rumah yang dijadikan tempat usaha kelontong dan sembako, jual bensin botolan dan ruko gas elpiji serta pakan hewan milik Joko di Jalan Lintas Timur Ketapang, tepatnya disebelah R.M. Ojo Lali, Dusun 2 Buana Nirwana, RT 05 Desa Bangun Rejo, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan ludes terbakar dilalap sijago merah akibat korsleting listrik, Minggu (9/01/2022). Beruntung, penghuni selamat dari musibah itu.
Menurut saksi pertama kali yang melihat kejadian adalah Mulyono (45) menuturkan, api pertama kali dilihat membumbung dari dalam ruko sekitar pukul 9.00 WIB. Lalu dengan cepat menyambar barang-barang kelontong dan menyambar gudang gas elpiji. Sehingga kobaran api begitu besar dan dengan cepat merembet ke rumah.
"Api muncul dari atas ruko lalu dengan cepat menyambar tumpukan gas elpiji dan motor. Sehingga api cepat membesar dan merambat kerumah dan menghanguskan sampai diruang perbatasan dapur. Sekitar setengah jam baru datang pemadam kebakaran untuk pendinginan. Namun semua barang tak bisa diselamatkan, hanya TV yang sempat dibawa," tutur Mulyono berstatus sebagai adik ipar dan tetangga bersebelahan.
Ia menambahkan ruko sekaligus rumah saudara iparnya tersebut dengan ukuran 6 X 12 meter itu terbakar akibat korsleting listrik. Dan saat ini pemiliknya masih dalam keadaan syok berat, belum bisa dimintai keterangan. Untuk kerugian ditaksir sekitar Rp. 100 juta. Namun ia bersyukur api dengan cepat dipadamkan dan tidak sampai merambat ke tetangga atau rumah makan ojo lali yang persis bersebelahan," beber Mulyono.
Sementara Sekretaris Desa Bangun Rejo, Heriyanto mewakili Kades Bangun Rejo, Rohgiyanto mengatakan Pemdes Bangun Rejo akan segera rapat bersama perangkat desa untuk membantu secara swadaya atas musibah yang menimpa warga tersebut. Dan selanjutnya segera membuat laporan ke kecamatan untuk diteruskan ke kabupaten.
"Kita akan rapat bersama perangkat untuk membantu secara swadaya, untuk meringankan beban warga kita yang kena musibah kebakaran. Karena di desa kita setiap warga yang tertimpa musibah, kita akan melakukan sumbangan ke setiap warga dengan sukarela. Hal itu memang tradisi kita untuk saling membantu. Dan selanjutnya kita akan buat laporan ke kecamatan untuk dilanjutkan ke kabupaten agar mendapatkan bantuan dari Pemkab Lamsel," kata Heriyanto.
Lanjut Heriyanto, untuk saat ini penyebabnya pastinya masih dalam penyelidikan kepolisian. Namun yang kita patut bersyukur, kata dia, api tidak sampai merambat ke bangunan lainnya. Hanya ruko dan rumah korban yang turut terbakar. Untuk pembersihan kita akan lakukan gotong royong setelah api benar-benar padam," pungkasnya. (Alfian)
Menurut saksi pertama kali yang melihat kejadian adalah Mulyono (45) menuturkan, api pertama kali dilihat membumbung dari dalam ruko sekitar pukul 9.00 WIB. Lalu dengan cepat menyambar barang-barang kelontong dan menyambar gudang gas elpiji. Sehingga kobaran api begitu besar dan dengan cepat merembet ke rumah.
"Api muncul dari atas ruko lalu dengan cepat menyambar tumpukan gas elpiji dan motor. Sehingga api cepat membesar dan merambat kerumah dan menghanguskan sampai diruang perbatasan dapur. Sekitar setengah jam baru datang pemadam kebakaran untuk pendinginan. Namun semua barang tak bisa diselamatkan, hanya TV yang sempat dibawa," tutur Mulyono berstatus sebagai adik ipar dan tetangga bersebelahan.
Ia menambahkan ruko sekaligus rumah saudara iparnya tersebut dengan ukuran 6 X 12 meter itu terbakar akibat korsleting listrik. Dan saat ini pemiliknya masih dalam keadaan syok berat, belum bisa dimintai keterangan. Untuk kerugian ditaksir sekitar Rp. 100 juta. Namun ia bersyukur api dengan cepat dipadamkan dan tidak sampai merambat ke tetangga atau rumah makan ojo lali yang persis bersebelahan," beber Mulyono.
Sementara Sekretaris Desa Bangun Rejo, Heriyanto mewakili Kades Bangun Rejo, Rohgiyanto mengatakan Pemdes Bangun Rejo akan segera rapat bersama perangkat desa untuk membantu secara swadaya atas musibah yang menimpa warga tersebut. Dan selanjutnya segera membuat laporan ke kecamatan untuk diteruskan ke kabupaten.
"Kita akan rapat bersama perangkat untuk membantu secara swadaya, untuk meringankan beban warga kita yang kena musibah kebakaran. Karena di desa kita setiap warga yang tertimpa musibah, kita akan melakukan sumbangan ke setiap warga dengan sukarela. Hal itu memang tradisi kita untuk saling membantu. Dan selanjutnya kita akan buat laporan ke kecamatan untuk dilanjutkan ke kabupaten agar mendapatkan bantuan dari Pemkab Lamsel," kata Heriyanto.
Lanjut Heriyanto, untuk saat ini penyebabnya pastinya masih dalam penyelidikan kepolisian. Namun yang kita patut bersyukur, kata dia, api tidak sampai merambat ke bangunan lainnya. Hanya ruko dan rumah korban yang turut terbakar. Untuk pembersihan kita akan lakukan gotong royong setelah api benar-benar padam," pungkasnya. (Alfian)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Selasa 16 Juni 2026, 22:48 WIB
.
Selasa 16 Juni 2026, 18:47 WIB
.
Selasa 16 Juni 2026, 11:41 WIB
.
Loading...
| Berita Terkini | Indeks |