Breaking News
Defizon: Kloter BTH 12 Jadi Penutup Kepulangan Jemaah Haji Riau Gelombang Pertama  | SPMB Riau Segera Ditutup, Pendaftar Diimbau Optimalkan Pilihan Kedua dan Ketiga  | Pelamar Bisa Daftar Secara Online Dalam Kota Pekanbaru Job Fair 2026 | Dispusip Gelar Pameran Foto Geliat Kota dari Masa ke Masa Pada Momen HUT Pekanbaru | Bukan Sekadar Kejuaraan, Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 Suguhkan Cosplay, Meet & Greet, Food Festival hingga Pelayanan Kesehatan Gratis | Terang untuk Kelancaran MTQ, Dishub Kuansing Tuntaskan PJU di Kawasan Astaka. |

Kampar Ikuti Video Conference Rakor Disiplin Protokol Kesehatan dan Penanganan Covid-19
Senin 03 Mei 2021, 20:01 WIB
Siagaonline.com, Bangkinang Kota - Seiring meningkatnya kurva penyebaran Virus Covid-19, Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Pemerintah Daerah (Pemda) seluruh Indonesia melalui Aplikasi Virtual Zoom Meeting, Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto, SH diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs H Yusri, MSi bersama Forkopimda mengikuti secara langsung melalui fasilitas Live Streaming Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Kampar ditampilkan melalui Videotron di Aula Rumah Dinas Bupati Kampar, Senin (3/5).

Sekretaris Daerah Yusri mengungkapkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Kampar sangat siap dan mendukung untuk menyukseskan Program Kerja Pemerintah Pusat, baik itu strategi penanganan penanggulangan Covid-19 maupun pemulihan ekonomi masyarakat. 

Dalam Rakor tersebut, Mendagri Tito Karnavian mengingatkan kepada seluruh pihak pemangku kebijakan agar lebih ketat dan disiplin menerapkan 3T dan 5M, sembari mencontohkan sebuah negara yang saat ini kewalahan menangani tingginya kasus Covid-19 akibat penduduknya yang tidak disiplin melaksanakan penerapan protokol kesehatan.

"India adalah contoh yang konkrit untuk negara yang kewalahan menangani virus corona akibat tidak mematuhi protokol kesehatan," kata Mendagri.

Sementara itu Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan per tanggal 2 Mei 2021 terdapat 5081 orang positif corona. Ini memicu penuhnya ruangan ICU yang ada dirumah sakit. Sekitar 64% ruangan isolasi dirumah sakit terpakai. Alhasil mengindikasikan peningkatan infeksi covid-19 dari fase sebelumnya. 

Gubri meminta untuk ditingkatkan fungsi pengawasan dan penyekatan perbatasan agar menekan potensi penyebaran. Khusus di Kampar sendiri terdapat 3 titik pos penyekatan yang efektif dilakukan pada tanggal 22 April hingga 25 Mei 2021. Tidak lupa, gubri mengingatkan wilayah zona merah dan oranye melakukan takbiran dari rumah saja. "Ini sama sekali tidak mengurangi esensi dari takbiran itu sendiri, karena bagian dari upaya pencegahan," ujarnya.

"Saya berharap kita bisa satu komado bersama untuk menjalankan instruksi. Satu bahasa yang sama sehingga pelaksanaannya berjalan dengan baik," tutup Datuk Sri Setia Amanah. (DiskominfoKampar)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top