Breaking News
Pacu Jalur Tak Sekadar Lomba, Bupati Kuansing: Ini Warisan Budaya dan Penggerak Ekonomi | Merasa Dirugikan, Pelanggan Bengkel Auto Usaha Bersama di Dharmasraya Siapkan Langkah Hukum | Ribuan Peserta Ramaikan Yogya FUN RUN & WALK , Wali Kota: Bukti Kesadaran Hidup Sehat Meningkat | Bhabinkamtibmas Desa Sungai Berapit Pantau Progres Penanaman Jagung untuk Dukung Ketahanan Pangan di Concong | Halal Bihalal IKKS Jakarta 1447 H Perkuat Soliditas Perantau Kuansing dan Dorong Pemberdayaan Generasi Muda | Suhardiman Saksikan Langsung Pacu Jalur Rayon I Inuman, Apresiasi Kekompakan dan Semangat Masyarakat |

M Akbar Pengurus HMI Kejari Kuansing Harus Serius Ungkap Semua Permainan Dinas Pendidikan
Kamis 21 Januari 2021, 15:57 WIB
Siagaonline.com, Taluk Kuantan - Kajari Kuantan Singingi harus berani mengungkap permainan di Dinas Pendidikan.
"Setelah ditetapkannya tersangka pada kasus alat peraga IPA yang juga menyeret nama mantan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mahasiswa universitas Kuantan Singingi bereaksi cukup keras," ungkap salah seorang mahasiswa Uniks. 
Dan menurutnya  kepala kejaksaan negeri kabupaten Kuantan  Singingi kurang serius sampai saat ini untuk menangani atas  pemain-pemain di lembaga eksekutif terutama di dinas yang dinilai rawan seperti dinas pendidikan pemuda dan olahraga.

“Kami mengapresiasi kinerja kepala kejaksaan negeri Kabupaten Kuantan Singingi dalam mengungkap kasus-kasus yang ada di negeri jalur ini," kata Muhammad Abrar salah seorang mahasiswa senior di universitas Islam Kuantan Singingi.

"Kajari harus berani mengungkap kasus-kasus yang menjerat pejabat di lembaga eksekutif khususnya pada dinas-dinas yang dianggap rawan seperti dinas pendidikan pemuda dan olahraga,” sambung mahasiswa yang juga pengurus pertama HMI cabang KUANSING ini.

Menurut pemuda kelahiran Kopah ini, “Kami banyak mendapat laporan dari masyarakat melihat permainan-permainan yang dilakukan lembaga eksekutif khususnya pada dinas pendidikan pemuda dan olahraga. Ke depan kami berharap kepala kejaksaan negeri kabupaten Kuantan Singingi lebih intens dalam mengungkap kasus di dinas pendidikan ini sehingga mahasiswa dan masyarakat tidak menilai adanya deal-dealan antara Kajari Kuantan Singingi dan dinas-dinas yang dinilai rawan," tambah pemuda yang juga Kader Partai Berkarya Kuantan Singingi ini.
“Kalau nanti tidak ada kelanjutan dari kajari mengungkap kasus-kasus di Dinas Pendidikan kami dari mahasiswa akan turun kejalan unutuk mendesak Kajari Kuantan Singingi mengungkap kasus-kasus yang terjadi di Dinas yang dipimpin Jupirman ketika itu," tutup pria yang biasa disapa Abrar ini.(Neneng)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top