Breaking News
Gus Irawan: Prabowonomics Fokus Pulihkan Ekonomi Kerakyatan | Kasus Dugaan Penganiayaan di Lahusa Jadi Sorotan, Korban Sebut Libatkan Oknum TNI dan Kepala Desa | Bupati Gus Irawan Dukung Kafilah Tapanuli Selatan pada MTQ ke-40 Sumut | Bupati Gus Irawan Dukung Kafilah Tapanuli Selatan pada MTQ ke-40 Sumut | Ribuan Jemaah Hadiri Kegiatan Doa Awal Tahun Hijriah, Polres Pekalongan Kota Lakukan Pengamanan | Kepulangan Jemaah Haji Kloter BTH-12: Wakil Bupati Siak dan PPIH Sambut Hangat 252 Jemaah di Batam |

Jaksa AS Selidiki Peran Donald Trump Terkait Kerusuhan di Gedung Capitol
Jumat 08 Januari 2021, 15:29 WIB
Siagaonline.com - Jaksa federal Amerika Serikat tengah menyelidiki dalang atau aktor utama kerusuhan di gedung Capitol termasuk Presiden Donald Trump.

Pejabat Jaksa Agung AS Michael Sherwin mengatakan ia dan tim bakal bergerak cepat untuk menuntut perusuh yang menduduki Gedung Capitol di Washington DC pada Rabu (6/1).

"Kami melihat semua aktor di sini dan siapa pun yang memiliki peran dan terbukti melakukan kejahatan, mereka akan dituntut," kata Sherwin seperti Kamis (7/1) dikutip dari CNN.

Jaksa federal sejauh ini telah mendakwa 38 orang yang terlibat dalam kerusuhan. Kata Sherwin, salah satunya seorang pria yang membawa senapan dan 11 bom molotov.

Sebanyak 15 di antaranya merupakan pendemo yang masuk ke dalam Gedung Capitol tanpa izin dan mencuri beberapa properti di dalamnya.

"Ada banyak pencurian di Capitol. Barang material dicuri dari beberapa kantor," ujar Sherwin.

Sementara 23 orang yang ditangkap sebagian besar berasal dari luar Washington DC, namun pengadilan AS memutuskan untuk memulangkan mereka ke kota masing-masing.

Massa pendukung Trump menyerbu dan merusak Gedung Kongres Capitol Hill sebagai bentuk penolakan pengukuhan kemenangan Joe Biden di pilpres oleh Kongres.

Mereka menerobos penjagaan di Gedung Kongres dan menguasai hampir seluruh area di sana.

Para pendukung itu memasuki gedung Capitol dan ruang Senat, termasuk menggeledah kantor Ketua DPR Nancy Pelosi. Mereka juga mencuri sebuah laptop dari kantor Senator Oregon Jeff Merkley.

Sebanyak lima orang tewas dalam kerusuhan itu.

Kepolisian Capitol mengatakan lebih dari 18 lembaga penegak hukum lokal, federal, dan Garda Nasional AS membantu mereka untuk mengatasi kerusuhan di Gedung Capitol.

Kepala Kepolisian Capitol AS, Steven Sund dilaporkan telah mengajukan pengunduran diri sebagai buntut dari insiden tersebut.







Sumber : CNNIndonesia.com

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top