Breaking News
Ribuan Peserta Ramaikan Yogya FUN RUN & WALK , Wali Kota: Bukti Kesadaran Hidup Sehat Meningkat | Bhabinkamtibmas Desa Sungai Berapit Pantau Progres Penanaman Jagung untuk Dukung Ketahanan Pangan di Concong | Halal Bihalal IKKS Jakarta 1447 H Perkuat Soliditas Perantau Kuansing dan Dorong Pemberdayaan Generasi Muda | Suhardiman Saksikan Langsung Pacu Jalur Rayon I Inuman, Apresiasi Kekompakan dan Semangat Masyarakat | UMKM Kuliner Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kota Pekanbaru | FPP Summit 2026 Jadi Ajang Mahasiswa UNP Tampilkan Inovasi dan Potensi Ekonomi Kreatif |

Sungai Tebu Muara Lawai Diduga Tercemar Limba Batu Bara
Rabu 06 Januari 2021, 21:33 WIB
Siagaonline.com, Muara Enim - Warga Desa Muara Lawai Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan pada beberapa hari ini geram dan kesal. Pasalnya, keberadaan sungai Tebu Desa Muara Lawai yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat diduga kuat tercemar oleh kotoran limbah yang berasal dari perusahaan yang bergerak dibidang batu bara. 

Aliran sungai Tebu yang tadinya terlihat jernih kini menjadi berubah warna yakni kehitam-hitaman dan juga menimbulkan aroma aneh dan tidak seperti biasanya, Rabu (06/01/2021).

Hal itu dikeluhkan kemarahan dari masyarakat dipinggiran sungai Tebu Desa Muara Lawai yang beberapa hari ini sebut saja Irin (43), warga RT 4 Dusun 3 Desa Muara Lawai Kecamatan Muara Enim yang mengungkapkan bahwa sungai kami di duga tercemar limbah  kotoran pembuangan dari perusahaan batu bara dari wilayah Lahat yang airnya mengalir sampai ke Sungai Tebu Desa Muara Lawai Kecamatan Muara Enim.

Air tersebut bermuara ke sungai lematang masyarakat kini takut untuk melakukan kebutuhan sehari hari disungai Tebu seperti kebutuhan untuk mandi, mencuci, maupun mencari ikan karena dipastikan sang ikan pun tidak lagi memakan umpan dari kail dari warga yang hobi memancing. 

"Beberapa hari ini sungai Tebu Muara Lawai tidak jernih lagi dan berubah warna menjadi kehitaman karena diduga kuat tercemar limbah batu bara," tuturnya.

Dikatakan Irin,  telah kita laporkan ke Kades bahwa Sungai Tebu Muara Lawai saat ini tercemar diduga akibat limbah batu bara berbentuk seperti arang halus dan kita juga telah mengambil air itu dimasukkan kedalam botol untuk dijadikan contoh maupun barang bukti segera akan diperiksa melalui uji Lab. 

"Sangat kita sesalkan karena Sungai kita tidak seperti biasanya dan mendesak pihak terkait untuk turun kelapangan karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak sebelum ada hal yang tidak kita inginkan, " ungkap Irin.

Sementara aktivis pemuda Muara Enim yang ikut menyaksikan keberadaan Sungai Tebu Muara Lawai yang diduga tercemar limbah arang batu bara dari beberapa perusahaan tersebut, menyatakan keprihatinannya atas kejadian ini karena masyarakat pinggiran sungai tebu sudah turun temurun memerlukan air sungai guna untuk mandi, mencuci, bahkan mencari ikan. 

"Ini harus diusut dan dilaporkan ke Bupati maupun ke BLH Dan penegak hukum karena bisa membahayakan lingkungan serta membahayakan masyarakat jika bersentuhan dengan air sungai tebu ini," ungkap Herman.

Ditambahkan Herman, jika memang limbah dari perusahaan yang menyebabkan sungai tercemar tersebut, kita mendesak pihak yang dianggap terkait dapat berani tegas untuk memberikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku karena ini menyangkut kerusakan lingkungan dan membahayakan kesehatan warga. 

"Dari mana lagi limbah kalau bukan dari perusahaan tambang batu bara karena tidak ada sejarahnya warga pinggiran aliran sungai tebu mempunyai pabrik pengelola batu bara yang ada hanya mayoritas warga sebagai petani maupun pegawai," tutup Herman(45),yang mendesak agar aparat terkait dapat mengusut diduga tercemarnya sungai tebu Muar Lawai. (Weli/Agus v)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top