Breaking News
Wali Kota Agung Nugroho Wanti-wanti Kepala SD Jauhi Gratifikasi saat Penerimaan Siswa Baru  | Wabup Kuansing Pimpin Evaluasi Pelayanan Publik, Dorong Peningkatan Kualitas Layanan hingga Tingkat Kecamatan dan Sekolah | Sekda Ronny Kartika Buka Job Fair Bintan 2026, Hadirkan 1.309 Lowongan Kerja dari 12 Perusahaan | Dorong UMKM Naik Kelas, DPMPTSP Riau Fasilitasi Pembuatan Sertifikat Halal dan HAKI  | Pembukaan Pacu Jalur Rayon I Dipadati Warga, Polres Kuansing Pastikan Kamtibmas Tetap Terjaga | Kuansing Perkuat Kesiapan Tuan Rumah, Apel Gelar Pasukan Digelar Jelang MTQ dan Pacu Jalur |

Wabup Syafaruddin Poti Tegaskan Penyusunan Anggaran Perubahan 2025 Harus Hati-Hati dan Tepat Sasaran
Senin 08 September 2025, 21:46 WIB

Siagaonline.com, Rokan Hulu– Wakil Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Syafaruddin Poti, S.H., M.M menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan Tahun Anggaran 2025. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Rohul, Senin (08/09/2025).

Dalam rapat yang juga dihadiri Ketua DPRD Rohul Hj. Sumiartini, Wakil Ketua, serta para anggota DPRD, Wabup Syafaruddin hadir bersama Sekda M. Zaki, S.STP, M.Si dan sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Rohul.

“Proses pembahasan hari ini sudah sesuai dengan rencana. Sama halnya dengan RAPBD tingkat Provinsi Riau, kita tidak akan mendahului agar asumsi dana bagi hasil nantinya tetap sejalan dan bisa dilaksanakan dengan baik,” ujar Wabup.

Ia menekankan, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang dipimpin langsung oleh Sekda harus menyusun anggaran secara cermat. Pasalnya, angka penerimaan daerah masih berupa estimasi, mulai dari Dana Bagi Hasil, Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga penentuan prioritas belanja.

“Prioritas pembangunan tetap kita arahkan pada bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta sosial keagamaan. Kita optimis rancangan ini akan rampung dan disahkan sesuai batas waktu 30 September, agar pembangunan di Negeri Seribu Suluk berjalan lebih baik,” terang Syafaruddin Poti.

Ia juga menyebutkan beberapa alasan utama dilakukannya perubahan KUA-PPAS, di antaranya karena adanya perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi APBD 2025, penyesuaian penerimaan dari APBN maupun APBD Provinsi Riau, serta kebutuhan menyesuaikan kembali belanja prioritas daerah berdasarkan kondisi tahun anggaran sebelumnya.

“Dengan perubahan ini, kita harapkan kebijakan pembangunan yang tengah berjalan dapat tetap terarah, realistis, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Rohul,” tegas Wabup. (Des)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top