Breaking News
Wali Kota Agung Nugroho Wanti-wanti Kepala SD Jauhi Gratifikasi saat Penerimaan Siswa Baru  | Wabup Kuansing Pimpin Evaluasi Pelayanan Publik, Dorong Peningkatan Kualitas Layanan hingga Tingkat Kecamatan dan Sekolah | Sekda Ronny Kartika Buka Job Fair Bintan 2026, Hadirkan 1.309 Lowongan Kerja dari 12 Perusahaan | Dorong UMKM Naik Kelas, DPMPTSP Riau Fasilitasi Pembuatan Sertifikat Halal dan HAKI  | Pembukaan Pacu Jalur Rayon I Dipadati Warga, Polres Kuansing Pastikan Kamtibmas Tetap Terjaga | Kuansing Perkuat Kesiapan Tuan Rumah, Apel Gelar Pasukan Digelar Jelang MTQ dan Pacu Jalur |

Patroli Udara Drone Polres Kuansing dan Dit Samapta Polda Riau Temukan ±30 Rakit PETI Masih Beroperasi
Senin 08 September 2025, 08:01 WIB

Siagaonline.com, Kuansing - Upaya pemberantasan pertambangan emas tanpa izin (PETI) terus digencarkan. Sekitar pukul 17.00 WIB, Kepolisian Resor Kuantan Singingi bersama Direktorat Samapta Polda Riau melaksanakan patroli udara menggunakan drone di wilayah hukum Polres Kuansing dalam rangka Operasi PETI 2025, Minggu (7/9/2025).

Kegiatan yang berpusat di Lapangan Kampung Baru Timur, Kecamatan Cerenti, ini melibatkan personel Sat Samapta Polres Kuansing dan Dit Samapta Polda Riau, yakni Bripda Fauzi Rahmat, Bripda Prendi P. Nainggolan, Bripda Hafiz Fadilah, Bripda Robi Setiawan, Bripda M. Widian Hariadi, Bripda Teguh Abdullah, Bripda Aldo Ginting, Bripda Arifin Kurniawan, serta satu anggota pendukung Agung dari Mabes Polri.

Dari hasil pemantauan udara, tim menemukan sekitar 30 rakit yang diduga melakukan aktivitas PETI yang masih beroperasi di aliran sungai wilayah Kecamatan Cerenti dan sekitarnya. Temuan ini segera menjadi bahan evaluasi untuk langkah penindakan berikutnya.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa patroli udara ini merupakan strategi kepolisian untuk mempercepat deteksi dan penindakan terhadap aktivitas PETI.

 

“Dengan teknologi drone, jangkauan pengawasan kami semakin luas. Hasil pemantauan hari ini menunjukkan masih adanya kurang lebih 30 rakit PETI yang aktif. Ini menjadi perhatian serius untuk segera ditindaklanjuti,” tegas Kapolres.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menghentikan kegiatan penambangan emas tanpa izin yang dapat merusak lingkungan dan mengancam keselamatan.

 

“Kami tidak akan berhenti melakukan penegakan hukum. Masyarakat diharapkan mendukung upaya ini dengan tidak terlibat dalam aktivitas yang merugikan lingkungan dan melanggar aturan,” ujarnya.

Kapolres menegaskan, operasi dan patroli udara akan dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menutup ruang gerak pelaku PETI.

 

 “Polres Kuansing bersama Polda Riau berkomitmen menjaga keamanan dan kelestarian alam Kabupaten Kuantan Singingi. Penegakan hukum akan berjalan seiring edukasi kepada masyarakat agar mencari mata pencaharian yang legal dan ramah lingkungan,” tutupnya.


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top