Breaking News
Kepulangan Jemaah Haji Kloter BTH-12: Wakil Bupati Siak dan PPIH Sambut Hangat 252 Jemaah di Batam | PTBA Perkuat Transisi Energi dan Pengurangan Emisi Karbon melalui Uji Coba Cofiring Tahap II | PWI Riau Buka Pendaftaran Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026, Angkat Tema Energi Berkelanjutan  | Lolos Tingkat Pusat, Ini Daftar 6 Nama Calon Paskibraka Nasional Perwakilan Provinsi Riau  | Revitalisasi JPO Sudirman Tahap Pemasangan Lampu Hias, Spot Ikonik di Pekanbaru Segera Rampung | Ribuan Titik PJU di Kota Pekanbaru Rampung Diperbaiki |

Kota Pekalongan Usulkan Keberlanjutan Penataan Kawasan Permukiman Kumuh ke KSP
Kamis 21 Agustus 2025, 17:38 WIB

Siagaonline.com, Kota Pekalongan – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan mendorong keberlanjutan program penataan kawasan permukiman kumuh melalui usulan resmi kepada Tim Kantor Staf Presiden (KSP). Usulan itu disampaikan Sekda Kota Pekalongan, Nur Priyantomo saat menerima kunjungan kerja Tim KSP dan Kementerian ATR/BPN yang meninjau langsung progres program Konsolidasi Tanah dan Penataan Kawasan Permukiman Kumuh di Kampung Bugisan dan Clumprit, Rabu (20/8/2025).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekalongan, Nur Priyantomo, menjelaskan bahwa, pihaknya berharap, program penataan yang telah berjalan di Kampung Bugisan pada Tahun 2024 dan Clumprit pada Tahun 2025 ini bisa diperluas ke wilayah kelurahan lain.

"Kami mengusulkan agar penataan serupa dilakukan di wilayah lain yang memiliki kondisi permasalahan yang sama seperti di Kelurahan Padukuhan Kraton, dan Tirto. Kalau bisa, direplikasi hingga ke daerah tetangga,” kata Sekda Nur Pri, sapaan akrabnya.

Menurutnya, keberhasilan program Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (PPKT) di dua lokasi ini mendapat apresiasi dari KSP maupun Kementerian ATR/BPN, bahkan dinilai layak dijadikan contoh maupun pilot project secara nasional. Kendati demikian, ia menekankan agar pembangunan tidak berhenti pada infrastruktur semata.

“Kami berharap, ada keberlanjutan, bukan hanya fisik selesai, tapi juga menyentuh pemberdayaan, pendidikan, dan sosial ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Pemkot juga mengusulkan adanya pendampingan setelah program fisik rampung dilakukan.

“Pendampingan ilmu dan pendanaan sangat penting agar perekonomian warga setempat bisa tumbuh,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan program ini merupakan hasil kerja bersama lintas sektor, mulai dari dinas, perguruan tinggi, BUMN, BUMD, perbankan, hingga tokoh masyarakat.

Sementara itu, Tenaga Ahli Utama Deputi IV KSP, Ida Bagus Made Putra Jandhana, menilai bahwa keberhasilan program penataan di Kampung Bugisan yang sudah selesai ini tidak hanya terletak pada hasil fisik saja, melainkan juga pada keterlibatan masyarakat didalamnya.

“Yang lebih penting dari progress fisik adalah partisipasi masyarakat. Mereka sudah teredukasi, saling memberdayakan, dari camat, RT, hingga warga. Itu jarang ada di daerah lain,” ujarnya.

Ia menegaskan akan terus mengawal agar program pengentasan kawasan permukiman kumuh ini bisa berlanjut ke depannya.

“Masyarakat dan pemerintah harus aktif memastikan program ini mendapat prioritas anggaran. Tinggal sama-sama berikhtiar dan berdoa agar semuanya dilancarkan,” jelasnya.

Ida Bagus juga berpesan agar masyarakat menjaga dan merawat betul-betul hasil pembangunan yang telah rampung ditata ini.

“Kebersihan sungai, perawatan pompa, itu semua harus diperhatikan. Keberlanjutan ini bukan tugas enteng, masyarakat harus ikut terlibat,” tukasnya.
(ims/kmf)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top