Breaking News
Wali Kota Agung Nugroho Wanti-wanti Kepala SD Jauhi Gratifikasi saat Penerimaan Siswa Baru  | Wabup Kuansing Pimpin Evaluasi Pelayanan Publik, Dorong Peningkatan Kualitas Layanan hingga Tingkat Kecamatan dan Sekolah | Sekda Ronny Kartika Buka Job Fair Bintan 2026, Hadirkan 1.309 Lowongan Kerja dari 12 Perusahaan | Dorong UMKM Naik Kelas, DPMPTSP Riau Fasilitasi Pembuatan Sertifikat Halal dan HAKI  | Pembukaan Pacu Jalur Rayon I Dipadati Warga, Polres Kuansing Pastikan Kamtibmas Tetap Terjaga | Kuansing Perkuat Kesiapan Tuan Rumah, Apel Gelar Pasukan Digelar Jelang MTQ dan Pacu Jalur |

Preservasi Jalan Bukit Betabuh Gagal Total, PT Donny Diduga Abaikan Spesifikasi, PPK Bungkam ‎
Sabtu 05 Juli 2025, 07:04 WIB

‎Siagaonline.com, Kuansing – Proyek tambal sulam di ruas jalan lintas Bukit Betabuh, Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, kembali menuai kecaman. Warga dan aktivis menilai pekerjaan yang dilakukan PT Donny Putra Mandiri dalam program preservasi jalan nasional Muara Lembu – Batas Sumbar bukan hanya asal-asalan, tapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.

‎Pantauan di lapangan menunjukkan aspal yang digunakan sangat tipis, sehingga cepat rusak dan tidak tahan lama. Lebih parah lagi, permukaan jalan justru menjadi bergelombang setelah ditambal sulam, memicu kecelakaan lalu lintas di sejumlah titik.

‎"Kalau begini hasilnya, lebih baik tidak usah dikerjakan. Saya yakin dengan aspal setipis ini palingan beberapa minggu, sudah rusak lagi. Ini jelas proyek asal jadi," kata Roni (35), warga sekitar.

‎PT Donny Putra Mandiri sebagai kontraktor pelaksana, dinilai tidak profesional dan mengabaikan standar teknis yang seharusnya menjadi acuan. 

‎Ayub Kelana, Ketua LSM Gerakan Anti Korupsi Penyelamat Aset Negara (Gakorpan) menegaskan bahwa proyek ini sarat kejanggalan.

‎"PT Donny Putra Mandiri harus bertanggung jawab. Mereka telah melabrak aturan, baik secara teknis maupun administratif. Tidak ada transparansi, dan hasil pekerjaan mereka membahayakan publik. Ini bukan proyek milik pribadi, ini uang rakyat!," tegas Ayub.

‎Media ini telah menghubungi Hervin Haikal, ST., M.Sc, PPK PJN Wilayah II Riau, melalui pesan WhatsApp pada Kamis, 3 Juli 2025 untuk mengkonfirmasi pelaksanaan proyek tersebut, namun hingga kini belum memberikan jawaban.

‎Masyarakat mendesak agar Kementerian PUPR dan aparat penegak hukum segera turun tangan menyelidiki dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh PT Donny Putra Mandiri. Mereka juga menuntut agar pelaksana proyek yang lalai diberikan sanksi tegas, demi mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top