Breaking News
GKPA Diminta Dukung Program Pemkab Lawan Narkoba dan Kemiskinan | 10 Paket Sabu Siap Edar Pelaku Berhasil Di Tangkap Satresnarkoba Polres Muara Enim | Akui Jempol Polsek Gunung Megang Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan di Gunung Megang Luar | Septina Primawati Buka Kuliah Perdana Sekolah Lansia Amal Ikhlas BKMT Riau | Pemerintah Kota Pekanbaru Raih Rekor MURI, 9.184 ASN Serentak Baca Surah Al-Mulk di Masjid An Nur | Rasa Iba Atau Salah Prosedur? Penempatan Keluarga Telantar Di Pos Polisi Logas Picu Polemik |

Kolaborasi Pemprov Sumsel dan PIM Wujudkan Perayaan Hari Kebaya Nasional yang Berkelas
Kamis 26 Juni 2025, 10:15 WIB

Siagaonline.com, Palembang – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan organisasi Perempuan Indonesia Maju (PIM) Sumsel menjalin kolaborasi erat dalam mempersiapkan Hari Kebaya Nasional yang akan digelar pada 20 Juli 2025 di Griya Agung.

 

Kerja sama ini dibahas dalam audiensi resmi yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel, Drs H Edward Candra MH bersama jajaran pengurus PIM Provinsi Sumsel, Rabu (25/6/2025), di Ruang Rapat DP KORPRI.

 

Dalam pertemuan tersebut, Edward menyampaikan apresiasi atas inisiatif PIM yang tak hanya fokus pada penguatan peran perempuan, tetapi juga berkontribusi dalam pelestarian budaya lokal.

 

“Ini bentuk sinergi positif antara pemerintah dan organisasi masyarakat. Kita sambut baik gagasan ini, dan Pemprov Sumsel siap menjadi mitra aktif dalam menyukseskan acara Hari Kebaya Nasional,” ujar Edward.

 

Ia juga menegaskan bahwa Pemprov siap menyediakan fasilitas dan dukungan teknis yang dibutuhkan agar perayaan berjalan lancar, meriah, dan berdampak luas pada masyarakat.

 

Menurut Edward, acara budaya seperti ini perlu dikelola secara profesional dan inklusif agar menarik minat publik dan memberikan ruang promosi bagi potensi lokal, termasuk UMKM dan seniman tradisional.

 

PIM Sumsel sebagai penggagas kegiatan menyampaikan bahwa Hari Kebaya Nasional akan dikemas secara elegan namun tetap inklusif, dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dari seluruh kabupaten/kota di Sumsel.

 

Ketua PIM Sumsel Hj. Helen Ganefo mengatakan bahwa peringatan ini bukan hanya untuk merayakan kebaya sebagai warisan budaya, tetapi juga memperkuat solidaritas antar perempuan serta memperluas jaringan kerjasama budaya.

 

PIM juga menyiapkan berbagai program pendukung, seperti pelatihan membuat kebaya, lomba desain kebaya modern, serta talkshow mengenai sejarah dan filosofi kebaya di Nusantara.

 

Edward berharap agar sinergi ini menjadi contoh kolaborasi yang produktif antara pemerintah dan masyarakat sipil dalam merawat kekayaan budaya Indonesia.

 

Audiensi turut dihadiri tokoh-tokoh perempuan Sumsel seperti Dr. Siti Mirza Nuria, Yunisyah Aji Putri, Junaini Khoiriah, Hj. Eli Yanti, Hatoyah Sarina, dan Ketua Panitia Hj. Ritawati.

 

Dengan kolaborasi ini, Hari Kebaya Nasional di Griya Agung diharapkan menjadi perayaan budaya yang bukan hanya megah secara tampilan, tetapi juga menyentuh hati masyarakat dan memperkuat kecintaan pada warisan leluhur.


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top