Breaking News
Polda Lampung Pasang Imbauan di Krakatau, Nelayan Diminta Jauhi Kawasan Gunung Anak Krakatau | PTBA Gelar Susur Sungai Angkut 1,56 Ton Sampah dari Sungai Enim | Hasil Seleksi Pemenuhan Kuota SMP Negeri Pekanbaru Diumumkan, Daftar Ulang Dimulai 6 Juli | Pelajari Sistem Penanganan Kedaruratan Terpadu, Pemeritah Kabupaten Solok Kunjungi TRC 112 Pekanbaru Aman | Personil Satintelkam Polres Muara Enim Melaksanakan Koordinasi dengan Sekdes Danau Tampang Kecamatan Sungai Rotan | Sat. Intelkam Polres Muara Enim  Silaturahmi dengan Presidium Pembentukan DOB Rambang Lubai Lematang |

‎SPBU 13.276.524 di Koto Padang Diduga Nakal, Pertamina Patra Niaga Diminta Bertindak Cepat ‎
Rabu 18 Juni 2025, 19:55 WIB

‎Siagaonline.com, Dharmasraya – Dugaan penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi kembali mencuat di Kabupaten Dharmasraya. SPBU 13.276.524 yang berlokasi di Nagari Koto Padang, Kecamatan Koto Baru, diduga kuat menyalurkan BBM subsidi secara ilegal kepada mobil-mobil tangki tanpa identitas resmi, atau yang dikenal sebagai “tangki siluman”.

‎Pantauan lapangan memperlihatkan antrean kendaraan tangki modifikasi yang mencurigakan terlihat bolak-balik mengisi BBM subsidi di SPBU tersebut. Menurut informasi yang diterima, kendaraan-kendaraan ini bahkan menggunakan barcode berbeda-beda dalam setiap pengisian, diduga sebagai upaya mengelabui sistem pengawasan digital dari Pertamina.

‎Ketua LSM Gakorpan, Ayub Kelana, menilai praktik ini sangat merugikan masyarakat kecil dan merupakan bentuk kejahatan distribusi energi yang harus ditindak tegas.

‎“Ini bukan sekadar pelanggaran administratif. Ini sudah kejahatan yang merampas hak rakyat kecil atas BBM subsidi. Kami mendesak aparat penegak hukum untuk segera bertindak,” tegasnya.

‎Ayub juga meminta PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Barat untuk segera turun tangan dan menindak tegas SPBU 13.276.524.

‎“Pertamina tidak boleh tutup mata. Kami minta Pertamina Patra Niaga Sumatera Barat segera melakukan investigasi dan memberikan sanksi tegas terhadap SPBU ini jika terbukti menyelewengkan BBM subsidi,” ujarnya.

‎LSM Gakorpan saat ini tengah menghimpun bukti-bukti untuk segera dilaporkan ke kepolisian dan Pertamina secara resmi. Mereka juga membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang mengetahui atau menjadi korban dari penyimpangan distribusi BBM subsidi di wilayah Dharmasraya.

‎Hingga berita ini diturunkan, pengelola SPBU 13.276.524 belum memberikan klarifikasi. Masyarakat berharap tindakan cepat dilakukan agar distribusi energi subsidi kembali tepat sasaran, dan mafia BBM bisa diberantas dari akar-akarnya.(Tegu)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top