Breaking News
Kepulangan Jemaah Haji Kloter BTH-12: Wakil Bupati Siak dan PPIH Sambut Hangat 252 Jemaah di Batam | PTBA Perkuat Transisi Energi dan Pengurangan Emisi Karbon melalui Uji Coba Cofiring Tahap II | PWI Riau Buka Pendaftaran Anugerah Jurnalistik Ali Kelana 2026, Angkat Tema Energi Berkelanjutan  | Lolos Tingkat Pusat, Ini Daftar 6 Nama Calon Paskibraka Nasional Perwakilan Provinsi Riau  | Revitalisasi JPO Sudirman Tahap Pemasangan Lampu Hias, Spot Ikonik di Pekanbaru Segera Rampung | Ribuan Titik PJU di Kota Pekanbaru Rampung Diperbaiki |

Bupati Karimun dianggap Tak Peka Terhadap Proyek Yang Mangkrak
Selasa 27 Mei 2025, 11:13 WIB

Siagaonline.com, Karimun - Bupati Karimun Iskandarsyah dianggap tidak peka dalam melanjutkan proyek mangkrak di Kabupaten Karimun salah satunya Karimun Goldcoast yang berada di Coastal Area.

 

Malah, DPRD Karimun yang lebih dulu memberikan atensi terkait proyek mangkrak goldcoast dengan mengadakan rapat bersama pihak perusahaan beberapa waktu yang lalu. Selasa (27/5/2025)

 

Wakil Ketua 2 DPRD Karimun Ady Hermawan menuturkan, harusnya Bupati Karimun Iskandarsyah tidak membiarkan hal ini terus berlarut-larut.

 

"Kami mengharapkan kepekaan dari Pemerintah Daerah terkait proyek yang mangkrak seperti ini, panggil semua pihak terkait, ajak duduk bersama membahasnya," tegas Adi

 

Dikatakan Adi, setelah melakukan pemanggilan terhadap pihak manajemen goldcoast diketahui bahwa tak dilanjutkannya proyek tersebut lantaran dana terbatas disebabkan Investor yang lama sudah mengalihkan investasinya ke Afrika.

 

"Bupati Karimun sebaiknya bergerak cepat memikirkan solusi. Ada 20 hektar lahan di Karimun Goldcoast itu, apakah mau dibiarkan begitu saja tanpa ada kejelasan," sebutnya.

 

Ia menambahkan, di lokasi goldcoast juga belum tersedia fasilitas air bersih dan listrik sehingga membuat para investor ragu untuk berinvestasi.

 

"Bupati Karimun berkeinginan untuk menarik investor, tapi kebutuhan pokok untuk investasi seperti listrik dan air bersih saja belum tersedia di wilayah industri. Inikan jadi kendala bagi investor," sebutnya. 

 

Menurut Adi, saat ini para investor lebih tertarik berinvestasi ke Kota Batam lantaran banyakya persoalan yang ada di Kabupaten Karimun.

 

"Termasuk investor yang di ada di Karimun ini banyak yang sudah lari ke Kota Batam. Bagaimana mau menarik investor lain, investor yang sudah ada di sini saja lari ke daerah lain," tutupnya. (R/Zubaidah)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top