Breaking News
Kasus Dugaan Penganiayaan di Lahusa Jadi Sorotan, Korban Sebut Libatkan Oknum TNI dan Kepala Desa | Bupati Gus Irawan Dukung Kafilah Tapanuli Selatan pada MTQ ke-40 Sumut | Bupati Gus Irawan Dukung Kafilah Tapanuli Selatan pada MTQ ke-40 Sumut | Ribuan Jemaah Hadiri Kegiatan Doa Awal Tahun Hijriah, Polres Pekalongan Kota Lakukan Pengamanan | Kepulangan Jemaah Haji Kloter BTH-12: Wakil Bupati Siak dan PPIH Sambut Hangat 252 Jemaah di Batam | PTBA Perkuat Transisi Energi dan Pengurangan Emisi Karbon melalui Uji Coba Cofiring Tahap II |

Angka Stunting Kota Pekalongan Turun, Komitmen Terus Dilanjutkan
Selasa 20 Mei 2025, 09:33 WIB

Siagaonline.com, Kota Pekalongan - Upaya penurunan stunting di Kota Pekalongan menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data terbaru tahun 2024, angka stunting berhasil ditekan hingga 17,8 persen, turun signifikan dari 28,2 persen pada tahun sebelumnya.

 

Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P2KB) Kota Pekalongan, Yos Rosidi saat ditemui pada kegiatan verifikasi lapangan penguatan Kampung Keluarga Berkualitas di Kelurahan Jenggot, Senin (19/5/2025) menyampaikan bahwa capaian ini bahkan sudah melampaui target nasional yang ditetapkan yakni 18 persen untuk tahun 2025.

 

“Stunting kota berdasarkan tahun 2024 berada di angka 17,8 persen, turun dari 28,2 persen. Sedangkan target nasional untuk tahun 2025 adalah 18 persen. Artinya, kita sudah berada di bawah target nasional,” ujarnya.

 

Meskipun telah berhasil menurunkan angka stunting di bawah target nasional, di tahun 2025 pihaknya menegaskan bahwa upaya penanganan tidak akan berhenti sampai di sini.

 

“Kita terus berupaya untuk menurunkan persentase tersebut lebih jauh. Ini adalah komitmen kita bersama demi masa depan anak-anak yang lebih sehat dan berkualitas,” tambahnya.

 

Ia mengungkapkan bahwa penurunan angka stunting merupakan hasil sinergi serta kolaborasi antara berbagai pihak, mulai dari pemerintah, kader, penyuluh dan stakeholder terkait hingga peran aktif masyarakat dalam menjaga gizi dan kesehatan anak-anak.

 

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Pekalongan berkomitmen untuk terus memperkuat program intervensi spesifik dan sensitif, seperti peningkatan akses layanan kesehatan, edukasi gizi bagi ibu hamil dan balita, serta penyediaan makanan tambahan bergizi kepada keluarga berisiko tinggi.

(ims/kmf)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top