Breaking News
DPRD Kota Padang Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Bahas Perubahan Propemperda dan KUA-PPAS 2026 | Pendaftaran Secara Online, Disdik Kota Pekanbaru Ingatkan Orang Tua Tidak Percaya Calo | Talam Durian Sukses! Wali Kota Pekanbaru Berencana Buat Iven Pisang Goreng Kipas Terbesar di Dunia | Titiek Soehart Komisi IV DPR RI Kunker Ke Nusakambangan | Sinergi Budaya dan Ekonomi, Bupati Siak Buka Lomba Senam Zapin Kreasi di CFD Tualang | HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Dharmasraya Gandeng UMKM dalam Event Trail Adventure |

Peran Strategis dalam Penurunan Stunting, Inggit Tekanankan Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan
Minggu 16 Maret 2025, 11:27 WIB

SiagaOnline.com, Pekalongan – Dalam upaya mendukung penurunan angka stunting di Kota Pekalongan, Rumah Sakit HA Zaky Djunaid menggelar acara Gathering Mitra Kerja bertema "Seminar Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan". Acara yang berlangsung di Hotel Howard Johnson ini menghadirkan berbagai elemen masyarakat serta tenaga kesehatan dari Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Batang. Sabtu, (15/3/2025). 

 

Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya, dalam sambutannya menekankan pentingnya kesadaran bersama terkait penurunan angka stunting. "Periode 1000 Hari Pertama Kehidupan adalah masa kritis untuk mencegah stunting. Dengan program-program seperti Bapak Asuh dan *One Egg One Day*, kami berharap masyarakat lebih aktif memantau dan mensosialisasikan tumbuh kembang anak," ujarnya.

 

Ia juga mencatat bahwa angka stunting di Pekalongan telah menurun dari 28% menjadi 17% pada akhir tahun 2024. Namun, ia menggarisbawahi bahwa target 12% secara regional dan 14% secara nasional masih membutuhkan upaya koordinasi yang lebih baik di antara seluruh pihak terkait.

 

Direktur RS HA Zaky Djunaid, Emy Widyarti, menambahkan bahwa seminar ini diadakan sebagai bentuk dukungan terhadap program kesehatan pemerintah. "Kami berharap kegiatan ini mampu menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang di Pekalongan," tuturnya. Selain itu, ia mengapresiasi peran tenaga kesehatan dalam upaya penurunan angka stunting.

 

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Slamet Budianto, menegaskan pentingnya seminar ini dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia, sesuai dengan visi nasional Indonesia Emas 2045. "Kesehatan masyarakat menjadi pilar penting dalam menciptakan generasi yang unggul," jelasnya.

 

Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam memerangi stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Dengan keterlibatan aktif masyarakat dan semua pihak terkait, diharapkan target Kota Pekalongan untuk menjadi zona bebas stunting dapat segera tercapai. 

(ims/maul)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top