Breaking News
Gagalkan Peredaran Narkoba, Satresnarkoba Polres Bengkalis Sita 8 Kg Sabu | Buruan Daftar! Pemerintah Provinsi Riau Gelar Lomba Desain Logo Berhadiah Belasan Juta  | Kemarau El Nino, Lahan Terbakar di Pekanbaru Capai 38 Hektare Lebih | Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Warga Agar Jangan Buang Sampah Sembarangan | Dua Warga Meninggal Akibat Diare, Pemerintah Kota Pekanbaru Telusuri Penyebab dan Siapkan Perbaikan Sanitasi | UNP Tingkatkan Ketahanan Siber, DTI Bekali Pengelola Website dan Aplikasi Hadapi Ancaman Serangan Digital |

Longsor Menghantam Dharmasraya, PT BRM Beraksi Cepat untuk Bantu Masyarakat
Kamis 13 Maret 2025, 09:28 WIB
Teks foto: excavator milik PT BRM saat membantu membersihkan jalan longsor. (Tegu/siagaonline.com)

Siagaonline.com, Dharmasraya - Kabupaten Dharmasraya akhir-akhir ini dilanda curah hujan yang sangat tinggi, menyebabkan banjir dan longsor di beberapa titik. Salah satu daerah yang terkena dampak longsor adalah Jalan Lubuk Labu, Jorong Kanagarian Banai, Kecamatan Sembilan Koto.

 

Longsor yang terjadi pada 23 Februari 2025 lalu memiliki dampak yang sangat parah, menyebabkan akses utama masyarakat terputus. Namun, berkat kecepatan PT Bukit Raya Mudisa (BRM) dalam merespons kejadian tersebut, masyarakat dapat kembali menggunakan jalan penghubung Lubuk Labu.

 

PT BRM langsung beraksi cepat untuk membersihkan material longsor dan memulihkan akses jalan. Tindakan cepat dan tanggap ini membantu meringankan beban masyarakat yang terkena dampak longsor.

 

Menurut Endry Wahyudi, Humas PT BRM, pada 23 Februari lalu, Buyung, Tokoh Masyarakat Lubuk Labu, menghubungi perusahaan untuk meminta bantuan dalam membersihkan material longsor yang memutus akses desanya.

 

Permintaan tersebut segera direspon oleh PT BRM dengan mengirimkan Excavator untuk membersihkan material longsor. Proses pembersihan berlangsung selama beberapa hari, dari 24 Februari hingga 3 Maret 2025 lalu.

 

Tindakan cepat dan tanggap PT BRM ini membantu meringankan beban masyarakat Lubuk Labu yang terkena dampak longsor.

 

Efragil, Public Relation Officer PT BRM, membantah pernyataan yang menyebutkan bahwa perusahaan tidak berkontribusi atas longsor dan banjir di Kabupaten Dharmasraya.

 

"Sejak kejadian longsor dan banjir diinformasikan, kami langsung merespon cepat dengan menurunkan excavator ke Lubuk Labu," jelas Efragil.

 

Menurutnya, titik longsornya ada lima, dan PT BRM telah membantu membersihkan material longsor di Lubuk Labu. "Alat kami sudah bekerja satu minggu di sana, dan saat ini jalannya sudah dapat dilalui lagi oleh warga," tambahnya.

 

Efragil juga menjelaskan bahwa PT BRM telah mengirimkan alat berat ke titik longsor di IX Koto yang dikunjungi oleh Ibu Bupati dan Bapak Ketua DPRD. "Alat berat kami memang berada di lokasi yang jauh dari titik longsor, sehingga membutuhkan waktu untuk mobilisasi," jelasnya.

 

"Ditambahkannya, alat berat di PT BRM pada dasarnya digunakan untuk operasional perusahaan, bukan sebagai alat siaga seperti yang dimiliki oleh BPBD, yang dapat digunakan secara langsung dan sewaktu-waktu saat terjadi bencana."

 

Menanggapi tuduhan bahwa PT BRM tidak peduli dengan keadaan warga, Efragil menjelaskan bahwa perusahaan telah membantu korban bencana alam di beberapa daerah, seperti Pasaman, Pesisir Selatan, dan Agam.

 

"Mustahil jika kita disebut tidak peduli dengan keadaan warga di sekitar kita, PT BRM turut prihatin dan berempati atas bencana banjir dan longsor yang dialami masyarakat Dharmasraya, " tegas Efragil. (Tegu)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top