Breaking News
Dorong UMKM Naik Kelas, DPMPTSP Riau Fasilitasi Pembuatan Sertifikat Halal dan HAKI  | Pembukaan Pacu Jalur Rayon I Dipadati Warga, Polres Kuansing Pastikan Kamtibmas Tetap Terjaga | Kuansing Perkuat Kesiapan Tuan Rumah, Apel Gelar Pasukan Digelar Jelang MTQ dan Pacu Jalur | Polres Muara Enim Gelar Turnamen Bulutangkis Kapolres Cup V 2026 Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80 | Kapolres Cup Rokan Hulu 2026 Jadi Ajang Pencarian Talenta Esport Muda Menuju Level Nasional | Perkuat Tata Kelola dan Struktur Bisnis, RUPST PTBA Fokus pada Pertumbuhan Berkelanjutan |

Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Lebaran, Pemko Koordinasi Bersama Pemprov Riau
Rabu 12 Maret 2025, 12:09 WIB
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengikuti high level meeting TPID se-Provinsi Riau dalam rangka mengantisipasi inflasi menjelang HBKN Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H/2025 M, yang digelar Pemprov Riaud di Balai Serindit Gedung Gubernur Riau.

SiagaOnline.com, Pekanbaru - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengikuti high level meeting TPID se-Provinsi Riau dalam rangka mengantisipasi inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H/2025 M, yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riaud di Balai Serindit Gedung Gubernur Riau, Selasa (11/3/2025).

 

Usai mengikuti agenda tersebut, Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, angka inflasi di Kota Pekanbaru saat ini berkisar 0,40 persen. Namun, meskipun angka inflasi di Pekanbaru sangat rendah, Pemko Pekanbaru harus mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok yang biasanya melonjak saat menjelang Idul Fitri.

 

"Angka inflasi kita berkisar 0,40 persen lah. Tetapi, kita khawatir ada kenaikan sejumlah kebutuhan pokok, seperti bawang putih dan daging ayam," ujarnya.

 

Menurutnya, untuk menekan lonjakan harga bahan pangan ini, Pemko Pekanbaru sudah menjalin koordinasi dan meminta bantuan dari Pemprov Riau. Pasalnya, bawang putih dan ayam merupakan produk yang mayoritas diimport dari luar daerah Kota Pekanbaru.

 

"Kita sudah meminta agar Pemprov menekan harga ayam, karena biasanya mendekati akhir Ramadhan sudah tinggi harga ayam. Begitu juga dengan bawang putih yang merupakan produk impor," jelasnya.

 

Sementara itu, untuk mengantisipasi harga bahan pokok lain seperti minyak goreng, bawang merah, dan lain sebagainya. Menurutnya, Pemko Pekanbaru sudah mengambil langkah dengan menggelar pasar murah.

 

Operasi Pasar Murah di Kota Pekanbaru sudah didukung oleh Bulog dan PT Pos Indonesia, serta jajaran OPD Pemko Pekanbaru. Operasi Pasar Murah digelar setiap hari melalui PT Pos Indonesia. Sedangkan Pemko Pekanbaru melalui Dinas Ketahanan Pangan menjalankan Mobil Pak Iwan (Layanan Mobil Pangan Tuntaskan Inflasi dan Rawan Pangan) secara rutin di 15 kecamatan Kota Pekanbaru.

 

"Pasar murah ini kita gelar untuk menekan harga bahan pangan, seperti minyak goreng dan harga sembako lainnya," pungkasnya.


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top